Dua Pimpinan DPRD Barito Utara Ikut Vaksinasi Covid-19

- Jurnalis

Selasa, 9 Februari 2021 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Dua dari tiga pimpinan DPRD Barito Utara (Barut) ikut menjalani Vaksinasi Covid-19, Senin (8/2/2021) kemarin. Mereka bersama-sama dengan pejabat lingkup Pemkab Barut dan pejabat lintas sektoral lainnya.

Dua pimpinan DPRD yang ikut pencanangan Vaksin Covid-19 adalah, Wakil Ketua I, Parmana Setiawan dan Wakil Ketua II, Sastra Jaya. Pelaksanaannya sendiri berlangsung di Halaman Kantor Bupati Jalan Akhmad Yani.

Bupati Barito Utara Nadalsyah, saat memberikan sambutan mengatakan, para pejabat yang ikut dalam pencanangan vaksinasi ini, harus terlebih dahulu mengikuti rapid antigen. Hal tersebut untuk memastikan bahwa yang di vaksin pada hari ini betul-betul belum terkonfirmasi virus Covid-19.

Baca Juga :  Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

“Takutnya nanti kalau positif di vaksin ternyata beberapa hari nanti ada keterangan bahwa pejabat atau masyarakat yang di beri vaksin tersebut terkonfirmasi positif, hal itu akan mengurangi keperccayaan masyarakat,” katanya.

Dia juga menambahkan, yang di vaksin pada hari ini pun, sudah dapat dipastikan mereka betul-betul tidak terkonfirmasi COVID-19.

Adapun tujuan dari pemberian vaksinasi kepada para pejabat di lingkup Pemkab Barito Utara, untuk membentuk kepercayaan masyarakat,  bahwa vaksin ini aman digunakan.

Baca Juga :  Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Tujuannya lagi, untuk memperkuat daya tubuh dan vaksin ini tidak seperti pemberitaan Hoax. Karena sudah ada rekomendasi dari MUI yang menyatakan vaksin halal untuk digunakan.

“Sedangkan untuk izin edar pemakaian vaksin ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari Badan POM. Pelaksanaan vaksinasi akan melibatkan semua tenaga kesehatan yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Barito.(eni)

 

 

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru