Tapal Batas Desa di Barsel Banyak Belum Terselesaikan

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2020 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,BUNTOK– Kalangan komisi I DPRD Barito Selatn(Barsel) banyak menemukan tapal batas desa belum terselesaikan. Akibatnya masih banyak terjadi sengketa dan permasalahan di lapangan. Temuan ini diketahui pihaknya saat mengeglar reses atau kunjungan kerja(kunker) ke daerah-daerah, khususnya di Kecamatan Dusun Selatan, baru-baru lalu.

Ketua komisi I DPRD Barsel, H Raden Sudarto saat di bincangi 1tulah.com,Kamis(16/7) mengakui, masalah tapal batas desa banyak belum diselesaikan sampai saat ini.

Baca Juga :  Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

“Hasil reses ini nantinya kita akan adakan rapat dengar pendapat(RDP) dengan dinas terkait dan para camat. Jadi dalam RDP nanti kita akan mendiskusikan bagaimana caranya agar batas desa ini bisa secepatnya selesai supaya tidak menimbulkan masalah di masyarakat desa,” kata Raden Sudarto.

H Alex sapaan akrabnya, yang juga legislator dari Partai PDI Perjuangan ini mengatakan, akibat belum selesainya tapal batas, banyak menimbulkan masalah dilapangan. Karenanya aturan hukum mesti jelas. Patok batas wilayah harus sudah ada. jangan seperti sekarang, karena patok batas belum ada, mereka dan pihak desa kesulitan membuat surat-surat tanah.

Baca Juga :  Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

“Semoga saja di Tahun 2021 nanti masalah tapal batas ini segara cepat terselesaikan,” harapnya (ALI)

Berita Terkait

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten
DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari
Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8
Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:39 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:08 WIB

DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Rabu, 30 September 2026 - 04:37 WIB

Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru