Bikin Kaget, 7 Warga Barito Utara Positif Corona

3k
SHARES
5.9k
VIEWS

1tulah.com,MUARA TEWEH-Kabar ini benar-benar tak mengenakan bagi warga Barito Utara(Barut), Kalimantan Tengah. Di saat banyak daerah terrmasuk Barito Utara menuju New Normal, justru warga di daerah ini banyak terpapar dan terkonfirmasi positif Corona. Berdarkan hasil swab PCR, gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Barut, menerima ada 7 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Barut, Nadalsyah mengatakan, Mereka berasal dari dua klaster berbeda. yaitu klaster KM Pancar Mas dan klaster Surabaya. Masing-masing inisial dari Klaster Pancar Mas, DL,JS,RS dan RL.

Tiga diantarnya, merupakan penumpang kapal yang berhenti di Desa Sikan Kecamatan Montallat dan satu beprofesi guru(Kepsek) bertugas di Desa Benangin, dan pernah kontak erat dengan pasien positif lainnya.

Sementara klaster Surabaya, tuan SP(meninggal dunia), IK dan AA yang merupakan istri dan anak dari tuan SP. Sp sendiri merupakan Kadis Lingkungan Hidup. Sementara IK(istri,red) menjabat Asisten Sekda di Kantor Setda Pemkab Barut.

“Saat ini pasien positif empat orang di rawat di RSUD Muara Teweh. Sementara 2 pasien positif lainnya IK dan AA di rawat di rumah sakit Doris Sylvanus Palangkaraya. Satu pasien meninggal an tuan SP,” kata Nadalsyah, didampingi Wakil Bupati dan pejabat Forkopimda, saat menggelar pres rilis, Senin(29/6) sore.

Nadalsayah juga melaporkan, terkait penanganan Covid-19 di Barut, terhitung sejak 12 Maret hingga saat ini, tanggall 29 Juni 2020,  ada sebanyak 51 orang dalam pantauan(ODP). Sementara Pasien dalam pengawasan(PDP) sebanyak 34 orang. Jumlah pasien positif Covi-19 13 orang. Sembuh 5 orang, meninggal 2 orang dan pasien positif Covid-19 dalam perawatan ada 6 orang.

Dia berpesan kepada masyarakat, untuk menahan diri bepergian keluar daerah. Karena dari riwayat orang-orang yang positif terkena Corona adalah mereka yang berpergian dari luar daerah. “Saya selaku ketua gugus tugas dan juga bupati menghimbau kepada warga masyarakat untuk menahan diri berpergian keluar daerah kalau tidak perlu. Dan warga yang merasa pernah kontak dengan pasien positif segerta melapor untuk dilakukan rapidtest,” kata Nadaslyah.(eni)

,

Related Posts

Discussion about this post

ADVERTISEMENT

Recommended

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.