1tulah.com,PALANGKA RAYA –Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta masyarakat untuk terus mematuhi imbauan pemerintah. Tidak hanya itu, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menyebut, jika masyarakat tetap membandel dan tidak mematuhi imbauan maka rumah sakit di Kalteng tidak dapat menampung lebih banyak pasien.
“Rumah sakit di Kalteng hampir tidak bisa menampung pasien, jika masyarakat tetap tidak mengindahkan imbauan pemerintah maka jika tertular berpotensi masuk rumah sakit. Jika sudah masuk rumah sakit hanya ada dua pilihan yaitu sehat atau kuburan menunggu,” ujar Sugianto Sabran.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kalteng ini menjelaskan, jika dinyatakan positif Covid-19 maka pasien yang meninggal dunia akan di makamkan dengan menggunkan protocol keamanan Covid-19, dimana keluarga tidak diperbolehkan untuk mendekati jenasah.
Ia juga menambahkan dari segi pendanaan jika masyarakat tidak mematuhi himbauan pemerintah, maka dana yang telah dianggarkan untuk penanganan Covid-19 tidak akan cukup. Sebab dana penanganan yang dimiliki Kalteng tidak sebesar seperti wilayah Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
“APBD walaupun telah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya namun tetap tidak akan mencukupi pendanaan jika terjadi lonjakan pasien. APBD Kalteng sendiri saat ini berada di angka Rp 5 triliun lebih,” tandasnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti berbagai anjuran seperti berperilaku hidup sehat dan bersih,serta menjaga jarak social dan fisik. (via/eni)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



