Gegara Harga Gula “Meroket”, Emak-Emak di Muara Teweh Ramai Berteriak

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2020 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH– Kalangan ibu rumah tangga di Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, ramai menggunjing naiknya harga Gula Pasir yang terus meroket.Teriakan mereka terkait kenaikan gula ini juga diaungkapkan di media sosial.Menurut mereka, penjualan berpariasi, dari harga 18 ribu hingga tertinggi 20 ribu/kg. Tak sedikit yang meminta dinas intansi terkait turun tangan, mencari penyebab hingga meminta operasi pasar.

“Harga Gula naik terus, biasanya kalo normal uang 13 ribu sudah dapat per kilo. Kini malah ada kios atau toko yang menjual 20 ribu/kilo,” ujar Mama Nia, salah warga di kelurahan Lanjas menuturkan kepada 1tulah.com,Kamis(12/03/2020).

Baca Juga :  Pemkab Mura Dorong Generasi Cerdas dan Berkarakter, Kukuhkan Duta Baca

Hairi, salah pedagang sembako menuturkan, kenaikan Gula memang sudah terjadi lama. Naik perlahan hingga kini mencapai tertinggi. Menurutnya, penyebab kenaikan harga lantaran permintaan banyak, sementara stok barang yang mereka dapat terbatas. “Di tempat saya penjualan 17 ribu/kilo. Sebelumnya harga normal hanya 13 ribu/kilo,” tambahnya.

Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Pasar(Disperindagsar) Barut, Hajranoor melalui kabid Perdagangan Juni Rantetampang mengatakan, kenaikan harga-harga sembako termasuk Gula pasir yang dikeluhkan konsumen masih dalam tahap wajar. PIhaknya, kata dia, selalu memantau kondisi harga dan juga stok setipa minggunya. “Dalam satu minggu kami dua kali turun memantau harga dan juga stok yang ada dipaasran,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Pihaknya juga mengingatkan pedagang atau spekulan untuk tidak menimbun kebutuhan-kebutuhan masyarakat. JIka diketahui ad, sangsinya berat dan akan ditindak. “Kondisi saat ini musim penghujan bisa jadi mempengaruhi pasokan barang industri dari Banjarmasin. Kami belum perlu melakukan operasi pasar, karena kenaikan harga-harga masih wajar dan ketersediaan pasokan barang masih banyak di pasar. Tetapi kami tetap mewaspadai spekulan yang menimbun barang dagangan,” tegasnya.(eni)

Berita Terkait

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Profesionalisme IPPAT dan Digitalisasi Layanan Pertanahan pada HUT ke-39
Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah
Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya
Bupati Shalahuddin dan Wabup Tinjau Langsung Pengerjaan Rehabilitasi Tiara Batara
Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Profesionalisme IPPAT dan Digitalisasi Layanan Pertanahan pada HUT ke-39

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Juara Tingkat Provinsi, Heriyus Apresiasi Prestasi Kepala Sekolah PAUD Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Tinjau Langsung Pengerjaan Rehabilitasi Tiara Batara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Heriyus: Pencegahan Karhutla Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru