Friday, October 30, 2020
  • News
  • Daerah
  • News
  • Daerah

Gegara Harga Gula “Meroket”, Emak-Emak di Muara Teweh Ramai Berteriak

Disperindagsar : Harga Jual Masih Normal. Ingatkan Penjual Tidak Menimbun

260
SHARES
2.2k
VIEWS

BACA JUGA

1tulah.com,MUARA TEWEH– Kalangan ibu rumah tangga di Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, ramai menggunjing naiknya harga Gula Pasir yang terus meroket.Teriakan mereka terkait kenaikan gula ini juga diaungkapkan di media sosial.Menurut mereka, penjualan berpariasi, dari harga 18 ribu hingga tertinggi 20 ribu/kg. Tak sedikit yang meminta dinas intansi terkait turun tangan, mencari penyebab hingga meminta operasi pasar.

“Harga Gula naik terus, biasanya kalo normal uang 13 ribu sudah dapat per kilo. Kini malah ada kios atau toko yang menjual 20 ribu/kilo,” ujar Mama Nia, salah warga di kelurahan Lanjas menuturkan kepada 1tulah.com,Kamis(12/03/2020).

Hairi, salah pedagang sembako menuturkan, kenaikan Gula memang sudah terjadi lama. Naik perlahan hingga kini mencapai tertinggi. Menurutnya, penyebab kenaikan harga lantaran permintaan banyak, sementara stok barang yang mereka dapat terbatas. “Di tempat saya penjualan 17 ribu/kilo. Sebelumnya harga normal hanya 13 ribu/kilo,” tambahnya.

Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Pasar(Disperindagsar) Barut, Hajranoor melalui kabid Perdagangan Juni Rantetampang mengatakan, kenaikan harga-harga sembako termasuk Gula pasir yang dikeluhkan konsumen masih dalam tahap wajar. PIhaknya, kata dia, selalu memantau kondisi harga dan juga stok setipa minggunya. “Dalam satu minggu kami dua kali turun memantau harga dan juga stok yang ada dipaasran,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya.

Pihaknya juga mengingatkan pedagang atau spekulan untuk tidak menimbun kebutuhan-kebutuhan masyarakat. JIka diketahui ad, sangsinya berat dan akan ditindak. “Kondisi saat ini musim penghujan bisa jadi mempengaruhi pasokan barang industri dari Banjarmasin. Kami belum perlu melakukan operasi pasar, karena kenaikan harga-harga masih wajar dan ketersediaan pasokan barang masih banyak di pasar. Tetapi kami tetap mewaspadai spekulan yang menimbun barang dagangan,” tegasnya.(eni)

Related Posts

Discussion about this post

POPULAR NEWS

EDITOR'S PICK

,

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.