Bagikan Permen Mengandung Sabu, Badan Amal Selandia Baru Minta Maaf

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sejumlah barang bukti dari tangan pelaku pengedar narkotika jenis sabu. [Ist]

Ilustrasi sejumlah barang bukti dari tangan pelaku pengedar narkotika jenis sabu. [Ist]

1TULAH.COM – Sebuah badan amal di Selandia Baru, Auckland City Mission, menyampaikan permintaan maaf setelah secara tidak sengaja mendistribusikan permen rasa nanas yang ternyata mengandung metamfetamin (sabu).

Menurut laporan dari Reuters, insiden ini terjadi setelah beberapa penerima paket amal mengeluh tentang rasa permen yang tidak enak, dan tiga orang, termasuk seorang anak, memerlukan perawatan medis meskipun tidak ada yang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :  Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!

Permen tersebut, yang disumbangkan oleh masyarakat, kemudian diuji oleh New Zealand Drug Foundation dan ditemukan mengandung 3 gram metamfetamin, jumlah yang sangat berbahaya.

Direktur Eksekutif Yayasan, Sarah Helm, menyebut bahwa satu permen bisa mengandung hingga 300 dosis obat terlarang tersebut.

Baca Juga :  Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Polisi Auckland menyatakan bahwa mereka tidak menemukan indikasi kesalahan dari pihak badan amal dan menduga bahwa permen ini mungkin merupakan produk sampingan dari operasi penyelundupan narkoba internasional.

Otoritas saat ini sedang menyelidiki bagaimana permen berbahaya tersebut bisa masuk ke negara tersebut dan meminta agar semua permen yang terkontaminasi segera diserahkan kepada pihak berwenang.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran
Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:26 WIB

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:16 WIB

Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru