Golden Visa Indonesia Laku Keras! Presiden Jokowi Berharap Investor yang Masuk Tidak Hanya Membawa Moda Besar

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan golden visa kepada WNA termasuk pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Suara.com/Lilis)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan golden visa kepada WNA termasuk pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Suara.com/Lilis)

1TULAH.COM-Penawaran Indonesia kepada investor besar dari luar negeri yang mau menginvestasikan modal dalam jumlah besar, medapat sambutan positif dari Warga Negara Asing (WNA).

Hal ini terbukti dengan sudah ada sekitar 300 WNA yang bersedia menanamkam modal besarnya di Indonesia. Namun, Presiden Jokowi berharap agar investasi juga diimbangi dengan kualitas para investor yang bagus.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkejut ketika diberitahu kalau sudah ada sekitar 300 WNA yang mendaftar untuk mendapatkan golden visa. Artinya, ada 300-an calon investasi global yang bisa masuk ke Indonesia.

Proses golden visa kata Jokowi, harus dilakukan secara ketat. Agar tidak sembarang investor yang bisa tanam modal di Tanah Air.

“Sampai hari ini tadi saya tanyakan ke Dirjen Imigrasi yang daftar sudah 300. Saya kaget juga banyak sekali. Tapi saya tegaskan, jangan sampai justru orang-orang yang tidak bermanfaat bagi negara kita masuk, harus diseleksi seketat mungkin,” ujar Jokowi usai hadir dalam peluncuran golden visa di Jakarta, Kamis (25/7/2024).

Baca Juga :  Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta

Jokowi mengatakan kalau dirinya menargetkan sebanyak mungkin WNA yang memiliki golden visa. Karena dengan begitu, diharapkan investasi yang masuk ke Indonesia juga semakin banyak.

Diketahui bahwa golden visa menjadi layanan untuk memberi izin tinggal bagi WNA dalam waktu lima sampai sepuluh tahun dengan syarat berinvestasi di Indonesia.

“Ini untuk mempermudah pelayanan kita kepada investor dan juga kepada global talent yang diberikan kesempatan untuk datang ke Indonesia dengan fasilitas golden visa. (Jumlah investasi) perorangan jadi 350.000 US dollar dan untuk korporasi 25 juta US dollar,” jelas Jokowi.

Baca Juga :  KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Jika dikonversi, jumlah investasi perorangan itu minimal Rp5,69 miliar. Dan untuk korporasi asing minimal Rp406 miliar.

Saat ditanya beberapa nama top global, misalnya Elon Musk, yang mungkin ikut mendaftar untuk golden visa tersebut, Jokowi enggan merincikan lebih jelas. “Nanti, nanti disampaikan oleh Dirjen Imigrasi,” jawab Jokowi.

Dengan adanya golden visa tersebut, Jokowi berharap makin banyak uang yang masuk ke Indonesia. “Kita juga ingin global talend itu masuk ke Indonesia, berkarya, dan memberikan manfaat kepada negara kita,” pungkasnya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Harga Sawit Hancur Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga
Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran
Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head
Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:39 WIB

Harga Sawit Hancur Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:26 WIB

Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:16 WIB

Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Berita Terbaru