Rupiah Menguat ke Rp16.754, Pidato Trump dan Sentimen Global Jadi Pemicu Utama

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

1TULAH.COM-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan taringnya pada pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data pasar yang terpantau, mata uang Garuda melanjutkan tren penguatan yang didorong oleh dinamika politik di Negeri Paman Sam dan optimisme pasar global.

Performa Rupiah Hari Ini: Melaju di Bawah Rp16.800

Membuka perdagangan hari Kamis (26/2/2026), rupiah langsung tancap gas. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp16.754 per dolar AS. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 0,27 persen dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, Rabu (25/2), yang bertengger di posisi Rp16.800.

Sementara itu, Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia berada di level Rp16.813 per dolar AS, mencerminkan penyesuaian pasar terhadap fluktuasi yang terjadi sejak kemarin sore.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Analisis Penyebab Penguatan Rupiah

Mengapa rupiah menguat di saat kondisi ekonomi global masih dinamis? Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menunjuk faktor eksternal sebagai motor utama penggerak nilai tukar hari ini.

1. Dampak Pidato Kenegaraan Donald Trump

Pernyataan terbaru Presiden AS, Donald Trump, dalam pidato kenegaraannya justru memberikan tekanan pada Greenback. Penegasan Trump mengenai ambisinya untuk memberlakukan tarif perdagangan baru menciptakan ketidakpastian pasar terhadap stabilitas ekonomi AS di masa depan.

“Pernyataan Trump memicu ketidakpastian pada dolar. Dia menegaskan kembali tekadnya untuk memberlakukan tarif perdagangan, yang secara langsung ikut menekan posisi dolar AS,” ujar Lukman.

2. Sentimen Risk-On di Pasar Ekuitas

Selain faktor politik, kondisi pasar ekuitas global yang sedang dalam fase risk-on (berani mengambil risiko) memberikan napas segar bagi mata uang negara berkembang (emerging markets) termasuk Indonesia. Investor cenderung beralih dari aset safe haven seperti dolar AS menuju aset yang lebih berisiko namun menguntungkan.

Baca Juga :  Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang 'Menciut'

Proyeksi Pergerakan Rupiah ke Depan

Melihat momentum penguatan ini, para analis memprediksi rupiah masih akan bergerak stabil dengan kecenderungan menguat tipis hingga penutupan pasar sore nanti.

Estimasi Pergerakan Rupiah:

  • Batas Bawah (Support): Rp16.750

  • Batas Atas (Resistance): Rp16.850

Bagi pelaku pasar, penguatan rupiah di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS memberikan peluang sekaligus tantangan.

Di satu sisi, beban impor menjadi lebih ringan, namun di sisi lain, volatilitas akibat pernyataan politik AS perlu diwaspadai secara seksama. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 13:33 WIB

Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Berita Terbaru