1TULAH.COM-Pesatnya perkembangan teknologi membawa tantangan baru bagi pola asuh anak di Kalimantan Tengah.
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ferry Khaidir, menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam memantau aktivitas digital anak, khususnya terkait jenis dan durasi permainan (game) yang dikonsumsi.
Menurut Ferry, kemudahan akses terhadap perangkat teknologi saat ini ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi memberikan peluang edukasi, namun di sisi lain menyimpan risiko jika tidak dikelola dengan bijak.
Pentingnya Memilih Konten Game yang Sesuai Usia
Dalam pernyataannya di Palangka Raya, Ferry Khaidir menjelaskan bahwa tidak semua game berdampak buruk. Banyak permainan yang dirancang untuk melatih kreativitas, logika, dan keterampilan berpikir kritis. Namun, ia memperingatkan adanya konten yang tidak layak untuk dikonsumsi anak di bawah umur.
“Kita tidak bisa menghindari anak-anak untuk tidak bermain game sama sekali, namun orang tua harus mampu mengendalikan dan memilih game yang sesuai dengan usia serta perkembangan anak,” ucap Ferry Khaidir, Minggu (25/1/2026).
Dampak Positif vs Negatif Game Digital
Berikut adalah perbandingan yang perlu dipahami orang tua dalam mengawasi anak:
Durasi Bermain: Kunci Keseimbangan Aktivitas Anak
Selain jenis permainan, Ferry juga menyoroti masalah durasi. Pengawasan yang tepat harus mencakup batasan waktu yang jelas agar aktivitas digital tidak mendominasi keseharian anak.
Menurutnya, tanpa batasan waktu, beberapa aspek penting pertumbuhan anak dapat terganggu, seperti:
-
Aktivitas Belajar: Menurunnya fokus pada tugas sekolah.
-
Istirahat: Gangguan pola tidur akibat paparan layar (blue light) hingga larut malam.
-
Interaksi Sosial: Kurangnya komunikasi langsung dengan keluarga dan teman sebaya di dunia nyata.
“Pengawasan orang tua menjadi fondasi penting untuk memastikan anak-anak kita bisa menikmati manfaat teknologi tanpa harus terkena dampak negatifnya,” pungkas politisi dari Komisi III yang membidangi kesejahteraan rakyat ini.
Tips bagi Orang Tua dalam Mengawasi Anak di Era Digital
Untuk mengimplementasikan saran dari DPRD Kalteng tersebut, berikut beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan orang tua:
-
Gunakan Fitur Parental Control: Manfaatkan pengaturan pada smartphone atau konsol game untuk membatasi akses konten berdasarkan rating usia.
-
Jalin Komunikasi Terbuka: Ajak anak berdiskusi tentang game apa yang mereka sukai dan mengapa.
-
Tetapkan Jadwal Rutin: Buat kesepakatan waktu bermain (misalnya hanya di akhir pekan atau maksimal 1 jam setelah belajar).
-
Dampingi Saat Bermain: Sesekali, ikutlah bermain bersama anak untuk memahami dinamika permainan mereka.
Dengan pengawasan yang ketat namun edukatif, diharapkan generasi muda di Kalimantan Tengah dapat tumbuh menjadi pribadi yang melek teknologi namun tetap memiliki karakter dan sosialitas yang baik. (Ingkit)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

