1TULAH.COM – Lionel Messi masih belum memastikan apakah dirinya akan tampil membela tim nasional Argentina pada Piala Dunia 2026 mendatang.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan sang kapten dan apa pun pilihannya akan dihormati.
Scaloni menambahkan bahwa ia tidak ingin mendesak Messi dan membiarkannya menentukan langkah berdasarkan perasaan serta kondisi pribadi.
Messi terakhir kali tampil bersama Albiceleste pada laga kualifikasi melawan Venezuela di Buenos Aires pada 4 September, di mana Argentina menang 3-0.
Seusai pertandingan, ia sempat melambaikan tangan dengan berlinang air mata kepada para penggemar, tetapi belum berani memberikan kepastian mengenai partisipasinya di Piala Dunia.
Messi menekankan bahwa keputusannya sangat dipengaruhi oleh kondisi fisiknya, sebab ia ingin tetap jujur pada dirinya sendiri. Bila merasa tidak fit, ia lebih memilih untuk tidak memaksakan diri.
Saat ini, Messi memutuskan absen pada laga kualifikasi terakhir melawan Ekuador karena masih dalam masa pemulihan cedera hamstring. Ia memilih fokus beristirahat setelah berdiskusi dengan Scaloni.
Argentina sendiri sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 usai memimpin klasemen kualifikasi zona CONMEBOL dengan 38 poin dari 17 pertandingan.
Sementara itu, Messi akan kembali ke Inter Miami untuk menghadapi persaingan ketat menuju akhir musim Major League Soccer (MLS), sebelum akhirnya membuat keputusan final mengenai keikutsertaannya di Piala Dunia tahun depan.
Penulis : Dedy Hermawan







![Ilustrasi dampak kabut asap karhutla pada kesehatan tubuh. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/karhutla-ispa-225x129.jpg)



![Ilustrasi - Sejumlah aktivis menggelar Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka, Kamis (2/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/andrie-yunus-cemas-225x129.jpg)




![Ilustrasi dampak kabut asap karhutla pada kesehatan tubuh. [Suara.com/Syahda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/karhutla-ispa-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

