Pemkab Mura Rakor Advokasi Kabupaten.Kota Sehat, Ini Tujuannya 

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Mura dalam kegiatan Rakor Advokasi Kabupaten.Kota Sehat, Rabu (16/10/2204) (foto :1tulah.com)

Pemkab Mura dalam kegiatan Rakor Advokasi Kabupaten.Kota Sehat, Rabu (16/10/2204) (foto :1tulah.com)

1tulah.com, Puruk Cahu – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) advokasi penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2024 pada Rabu, (16/10/2024) di Aula Kantor Bappedalitbang Kabupaten Murung Raya.

Acara ini dibuka oleh Pj Bupati Murung Raya yang diwakili oleh Asisten II Sekda Yulianus, dengan mengusung tujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan layak di Kabupaten Murung Raya.

Dalam sambutannya, Yulianus menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian penting dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak bagi seluruh masyarakat. “Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat adalah program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan tatanan masyarakat dari segi kesehatan, lingkungan, dan kehidupan sosial. Melalui advokasi ini, kita dapat mempertemukan berbagai pihak untuk menyusun rencana aksi strategis demi tercapainya Kabupaten Sehat,” ujarnya.

Baca Juga :  Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Yulianus juga mengingatkan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Murung Raya, seperti pengelolaan sampah, akses air bersih, ketersediaan fasilitas sanitasi, dan peningkatan pola hidup sehat di masyarakat. Namun, ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mendukung program ini. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, membangun kolaborasi yang lebih baik, dan berkomitmen mewujudkan Kabupaten Sehat yang berkelanjutan,” terangnya.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Kepala BappaedLitbang Mura Fery Hardi berharap Rapat koordinasi ini dapat menghasilkan solusi yang tepat untuk mengatasi tantangan yang ada, serta menyusun rencana aksi yang melibatkan berbagai sektor dan pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Dengan ini, pelaksanaan advokasi penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Murung Raya tahun 2024 secara resmi dibuka. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya bersama menciptakan Murung Raya yang lebih sehat dan lebih baik ke depannya. (Sur)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru