Jusuf Kalla Bandingkan Kinerja Nadiem Makarin dan Anies Baswedan

- Jurnalis

Minggu, 8 September 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla [SuaraSulsel.id/Istimewa]

 

1TULAH.COM – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengkritik kinerja Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. JK menyatakan bahwa Nadiem jarang berada di kantor dan tidak aktif memeriksa permasalahan pendidikan di daerah.

Ia membandingkan Nadiem dengan menteri pendidikan sebelumnya, termasuk Anies Baswedan, yang dinilai memiliki latar belakang kuat di bidang pendidikan.

Baca Juga :  Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

JK menyebut bahwa pemimpin di kementerian, seperti CEO dalam sebuah perusahaan, memegang peran penting dalam kesuksesan lembaga tersebut. Ia juga mengungkapkan pengalaman pribadinya saat hendak bertemu dengan Nadiem, di mana pertemuan tidak dilakukan di kantor melainkan di apartemen Nadiem. JK mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memilih menteri di pemerintahan mendatang.

Baca Juga :  Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sebagai informasi, Nadiem Makarim dilantik sebagai Mendikbudristek pada 23 Oktober 2019 dan sebelumnya dikenal sebagai pendiri Gojek. Salah satu program yang menjadi andalannya selama menjabat adalah “Merdeka Belajar.”

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru