Tanggapi Aksi Demo Tolak RUU Pilkada, Jokowi: Itu Baik, Sangat Baik

- Jurnalis

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo  (sumber: suara.com)

Presiden Joko Widodo (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan tak masalah dengan gelombang protes dengan aksi demonstrasi mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Begitu juga dengan gerakan di media sosial.

Jokowi bilang, hal tersebut merupakan hal baik. Di mana aksi demonstrasi besar-besaran dilakukan di beberapa titik pada Kamis (22/8/2024), terutama di gedung DPR RI.

Aksi itu sebagai suara protes dan penolakan dari rakyat atas upaya DPR menganulir putusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas pencalonan dan batas usia calon kepala daerah melalui revisi UU Pilkada.

Baca Juga :  Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Jokowi menegaskan demo itu merupakan hal yang sangat baik sebagai sarana menyampaikan aspirasi.

“Baik, itu baik. Itu penyampaian aspirasi dari rakyat, sangat baik,” kata Jokowi usai hadir di Kongres ke-6 PAN, Jakarta, Jumat (23/8/2024).

Sebelumnya, Jokowi menegaskan pemerintah akan mengikuti putusan MK terkait aturan Pilkada. Ia sekaligus memastikan tak akan menerbitkan Perppu.

“Iya (ikuti putusan MK),” kata Jokowi.

Jokowi sekaligus menegaskan jika dirinya tak ada rencana untuk menerbitkan Perppu. Ramai diperbincangkan Perppu untuk kemudian menganulir putusan MK, usai DPR RI menyatakan batal mengesahan revisi UU Pilkada dan aturan mengenai ambang batas pencalonan kepala daerah mengacu putusan MK.

Baca Juga :  Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Jokowi mengaku tak kepikiran perihal Perppu.

“Enggak ada, pikiran saja enggak ada,” kata Jokowi .

Sementara itu berkaitan dengan DPR yang membatalkan pengesahan revisi UU Pilkada, Jokowi menegaskan hal tersebut menjadi ranah legislatif.

“Itu wilayah legislatif, wilayah DPR ya,” kata Jokowi.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru