Pemkab Barito Utara Buktikan Komitmen Pelestarian Alam, Kunjungi Pusat Rehabilitasi Satwa Kalaweit

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pj. Bupati Barito Utara Drs Muhlis bersama FKPD setempat dan instansi terkait saat berada di camp Yayasan Kalaweit Indonesia,Rabu (31/7/2024). Foto:Delia/1tulah.com

Pj. Bupati Barito Utara Drs Muhlis bersama FKPD setempat dan instansi terkait saat berada di camp Yayasan Kalaweit Indonesia,Rabu (31/7/2024). Foto:Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH- Dalam upaya nyata mendukung pelestarian alam dan satwa endemik Kalimantan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menunjukkan komitmennya. Kali ini, Penjabat Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, beserta jajaran Forkopimda dan instansi terkait melakukan kunjungan kerja ke pusat rehabilitasi satwa Yayasan Kalaweit Indonesia yang berlokasi di kawasan Hutan Pararawen, Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (31/7/2024).

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga bentuk dukungan konkret terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh Yayasan Kalaweit dalam melestarikan keanekaragaman hayati di Kalimantan.

Dengan mengunjungi langsung pusat rehabilitasi satwa, Pemkab Barito Utara berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dan sinergis dalam upaya pelestarian alam.

Kalaweit: Benteng Terakhir bagi Satwa Endemik

Yayasan Kalaweit Indonesia telah lama dikenal sebagai salah satu lembaga konservasi yang paling aktif di Kalimantan. Dengan fokus utama pada pelestarian orangutan dan habitatnya, Kalaweit juga menampung berbagai satwa endemik lainnya, seperti owa atau kalaweit. Pusat rehabilitasi satwa Kalaweit berperan sebagai tempat perawatan dan rehabilitasi bagi satwa-satwa yang terluka, sakit, atau terpisah dari kelompoknya.

Baca Juga :  Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Selama kunjungan, rombongan Pemkab Barito Utara berkesempatan melihat langsung proses rehabilitasi satwa. Mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi oleh Yayasan Kalaweit dalam menjalankan program konservasi.

Kerjasama yang Menguntungkan Semua Pihak

Pj Bupati Muhlis dalam sambutannya menyampaikan kekagumannya terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh Yayasan Kalaweit. “Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi yang tinggi dari Yayasan Kalaweit dalam melestarikan alam dan satwa. Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan konservasi ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Lebih lanjut, Pj Bupati Muhlis juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam upaya pelestarian alam. “Pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga konservasi saja, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga negara,” tegasnya.

Harapan untuk Masa Depan

Kunjungan Pemkab Barito Utara ke pusat rehabilitasi satwa Kalaweit menjadi momentum penting dalam memperkuat kerjasama antara pemerintah daerah dengan lembaga konservasi. Diharapkan, kerjasama ini dapat menghasilkan berbagai program dan kegiatan yang lebih konkret dalam upaya pelestarian alam dan satwa di Kabupaten Barito Utara. (Delia)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru