Isu SARA Ancam Pilkada Kalteng, Wiyatno Imbau Kampanye Sehat

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Isu SARA kembali menjadi sorotan menjelang Pilkada. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Wiyatno, mengingatkan akan potensi dampak negatif isu SARA terhadap pelaksanaan Pilkada.

“Dampak Isu SARA dapat memecah belah masyarakat dan mengalihkan perhatian dari perdebatan mengenai kebijakan dan program,” ujar Wiyatno, Senin (29/7/2024).

Ia pun mengimbau agar semua pihak terlibat dalam kampanye yang sehat dan konstruktif.

Laksanakan kampanye yang sehat dan konstruktif dapat meningkatkan kualitas demokrasi, dan katanya memastikan bahwa pemimpin yang terpilih adalah yang terbaik untuk masyarakat.

Baca Juga :  Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

“Hal ini bisa dicapai dengan edukasi politik kepada pemilih, pengawasan yang ketat oleh lembaga terkait, serta peran aktif media dalam mempromosikan informasi yang objektif dan bertanggung jawab,” arahnya.

Harapannya pelaksanaan Pilkada terutama wilayah Kalteng dapat berjalan kondusif, aman, dan berjalan lancar. Dampak Isu SARA  katanya dalam politik, terutama selama periode pemilihan seperti Pilkada, dapat memiliki dampak negatif yang signifikan.

Baca Juga :  Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Contohnya, polarisasi masyarakat Isu SARA dapat memecah belah masyarakat menjadi kelompok-kelompok yang saling berlawanan, menciptakan ketegangan dan mengurangi rasa persatuan serta kebersamaan.

“Dampak Isu SARA lainnya mengalihkan perhatian dari perdebatan mengenai kebijakan dan program yang seharusnya menjadi landasan pemilihan pemimpin. Hal ini mengurangi kualitas demokrasi, karena pemilih tidak memilih berdasarkan kemampuan atau visi calon, melainkan berdasarkan identitas atau afiliasi kelompok,” tandasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Rabu, 9 September 2026 - 18:36 WIB

TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Rabu, 9 September 2026 - 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Berita Terbaru