Band Kotak Hipnotis Ribuan Penonton

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

1tulah.com, Muara Teweh – Grup papan atas Indonesia, Kotak, sukses menguncang  hiburan rakyat  yang dilaksanakan di Arena Tiara Batara Muara Teweh, Rabu malam 22 Juli 2024.

Band beraliran rock yang digawangi Tantri (vokal), Chua (bass) dan Cella (gitar) itu ke Bumi Iya Mulik Bengkang Turan untuk menghibur masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Barito Utara.

Membawakan 10 tenbang hits mereka sukses menghipnotis penonton. Band yang terbentuk dari ajang pencarian bakat “The Dream Band” pada tahun 2004 ini sukses mengguncang dan menghibur ribuan masyarakat serta Kerabat Kotak di Muara Teweh.

Baca Juga :  Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Tenbang-tembang andalan seperti ‘Masih Cinta’, Rock Never Die, Tendangan dari Langit’ hingga Beraksi membuat ribuan penonton turut berjingkrak.

Kotak membuka konser dengan lagu 07 dan rock never die. hingga lagu-lagu seperti Masih cinta, pelan-pelan saja mengalir lqncar dari sang vokalis Tantri.

“2010 atau 14 tahun lalu kami pernah hadir di Muara Teweh dan kami akan mengajak kerabat kotak bernostalgia di tahun 2024 Ini,” kata Tantri.

Baca Juga :  Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

“Kami hadir di Muara Teweh Ini dalam rangka HUT hari Jadi Kabupaten Barito Utara yang ke 74. Kami dari Band Kotak Akan membawakan beberapa lagu lama dan juga lagu baru,” tambah sang Vokalis Itu.

Aksi panggung Kotak kali ini terasa spesial, saat mereka membawakan lagu ‘Pelan-pelan Saja’. Namun, dengan sentuhan istimewa berupa versi bahasa Bakumpai di bagian reff. Para penonton pun langsung histeris menyambut suguhan yang sangat berbeda kali ini.

Band Kontrak menutup konser dengan lagu andalan Beraksi. (*)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru