Jumlah PHK Pekerja Pabrik Tekstil di Indonesia Naik Sampai 67%, Ada Apa?

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nasib karyawan PT SR di PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan pesangon. Foto.pixabay.com

Ilustrasi nasib karyawan PT SR di PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan pesangon. Foto.pixabay.com

 

1TULAH.COM – Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) semakin meningkat belakangan ini.

Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah PHK mulai dari awal hingga pertengahan tahun 2024, yang jauh melampaui angka tahun sebelumnya.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja, mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini.

Dia mengkhawatirkan bahwa penerapan Permendag Nomor 8 Tahun 2024, yang baru-baru ini dikeluarkan, dapat menjadi pemicu tambahan bagi lonjakan PHK yang semakin tinggi.

Baca Juga :  Dinkes Imbau Masyarakat Tak Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai untuk Daging Kurban

Menurut data yang diberikan, hingga Mei 2024, jumlah total pekerja yang terkena dampak PHK di sektor TPT mencapai sekitar 10.800 orang.

Bahkan, terdapat kenaikan signifikan sebesar 3.600 pekerja yang diberhentikan pada kuartal pertama tahun 2024, yang mengalami peningkatan sebesar 66,67% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Prabowo: Indonesia Stand by You

Faktor-faktor yang memicu lonjakan PHK ini mungkin kompleks, termasuk kondisi ekonomi yang tidak stabil, perubahan regulasi, dan dampak dari perubahan global dalam industri.

Tingginya angka PHK ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh industri TPT dalam menghadapi perubahan yang cepat dan berkelanjutan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri
Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online
Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza
Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian
DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:52 WIB

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:38 WIB

Mendagri Siapkan Aturan Sanksi Bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:30 WIB

Ketahui Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:20 WIB

Sandiaga Uno Klaim Idul Adha Berikan Kontribusi Rp200 Triliun Bagi Perekonomian

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18 WIB

DPR Gelar Rapat Bersama Menlu Bahas 5 RUU Kerjasama Pertahanan

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Berita Terbaru