Mengenal Masjid Madinatul Iman Balikpapan, Menjadi Lokasi Wisata Religi

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Madinatul Iman Balikpapan (suara.com)

Masjid Madinatul Iman Balikpapan (suara.com)

1tulah.com -Masjid Madinatul Iman Balikpapan menjadi salah satu masjid paling ikonik di kota yang dijuluki Kota Minyak ini.

Masjid Madinatul Iman atau juga dikenal sebagai Masjid Islamic Center Balikpapan ini diresmikan oleh Wali Kota Balikpapan kala itu, Rizal Effendi pada 10 Februari 2017, tepatnya pada Hari Jadi Kota Balikpapan ke-120.

Saat ini masjid Madinatul Iman menjadi salah satu lokasi wisata atau pilihan wisata religi wajib yang biasanya dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun luar daerah.

Bahkan, keunikan dari Masjid Madinatul Iman ini menjadikan ikon baru bagi Kota Balikpapan sebagai kota beriman.

Awalnya, masjid yang mulai dibangun pada tahun 2014 lalu ini disiapkan untuk bisa menampung 10.000-an jamaah dari berbagai kota di Indonesia.

Baca Juga :  Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani

Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 15 Ha, dengan luas bangunan mencapai 8,75 Ha dengan ketinggian hampir 30 meter.

Masjid yang terletak di Jl. Belibis, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan ini memang memiliki desain yang serupa dengan Masjid Nabawi di Madinah.

Hal itu dapat terlihat dari mihrab Masjid Madinatul Iman yang mirip dengan mimbar Rasulullah.

Pembangunan dari masjid ini juga memiliki harapan agar para jamaah memiliki kesan beribadah serasa di Madinah.

Kemiripan dari masjid ini dengan masjid di Madinah juga dapat terlihat dengan jelas dari kubah masjid dan payung-payung teduh yang ada di Masjid Nabawi.

Baca Juga :  Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Adapun, keberadaan kubah dan payung teduh di masjid ini memiliki maksud sebagai simbol syiar Islam di Balikpapan.

Menurut keterangan, payung teduh yang ada di masjid ini berjumlah enam buah, yang artinya simbol rukun iman yang berjumlah enam.

Untuk menara masjid ini memiliki tinggi sekira 30 meter dengan kotak yang lebarnya 8 meter.

Pengunjung juga bisa menikmati sensasi berada di puncak menara dengan menggunakan lift.

Sementara, masjid yang terlihat sangat megah ini dalam pembangunannya menyedot anggaran mencapai Rp 329 miliar.

Alhasil masjid ini biasanya dikunjungi oleh banyak warga lokal maupun daerah untuk sekedar mengabadikan foto atau vido di sana. (suara.com)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB