Lagi dan Lagi! 29 Warga Palestina Ditembak Mati Militer Israel saat Menunggu Bantuan di Jalur Gaza

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel tengah membidik warga Gaza untuk menjadi sasaran tembak ketika menerima bantuan makanan di Gaza, Kamis (29/2/2024) (sumber: suara.com)

Tentara Israel tengah membidik warga Gaza untuk menjadi sasaran tembak ketika menerima bantuan makanan di Gaza, Kamis (29/2/2024) (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Lagi! militer Israel kembali menembaki 29 warga Palestina hingga tewas ketika sedang menantikan pasokan bantuan di Jalur Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Kesehatan Gaza dengan mengatakan peristiwa itu terjadi secara terpisah di dua tempat. Di insiden pertama, Pejabat Kesehatan Palestina mengungkapkan delapan Warga tewas dalam serangan udara di tempat distribusi bantuan Kamp Al-Nuseirat, Gaza Tengah.

“Belakangan, sedikitnya 21 orang tewas dan lebih dari 150 orang terluka akibat tembakan Israel terhadap kerumunan yang menunggu truk bantuan di bundaran Gaza utara,” kata kementerian kesehatan Gaza seperti dilansir Alarabiya.

Pihak Israel menyebutkan tengah menyelidiki kedua insiden itu.

Seperti yang diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, militer Israel menyerang Warga Palestina yang menantikan distribusi bantuan, sebab mereka saat ini dalam posisi kelaparan. Tak kurang, sebagian besar dari 2,3 juta penduduk di Gaza mengungsi di kantong pengungsian.

Israel sendiri mengaku sudah menyerang lebih dari 100 Warga Palestina hingga meninggal pada 29 Februari 2024. Pihak Otoritas Palestina menyebutkan, warga yang diserang itu sedang menunggu pengiriman bantuan di dekat Kota Gaza.

Tak ingin disalahkan, Israel berkilah jika penyebab kematian itu karena kerumunan orang yang mengepung truk bantuan. Pihak Israel juga menyebutkan korban tewas dikarenakan terinjak atau tertabrak.

Sementara, di Deir Al Balah, Gaza Tengah, rudal Israel menghantam rumah warga sipil pada Kamis.

“Menewaskan sembilan orang,” kata petugas medis Palestina.

Serangan tak henti-henti dilakukan oleh militer Israel menyasar warga terus-menerus terjadi sepanjang malam di wilayah itu, bahkan juga di tempat lebih dari satu juta pengungsi berlindung di Rafah.

PBB sudah memperingatkan kepada Israel jika setidaknya 576.000 orang di Gaza berada di ambang kelaparan. Tak hanya itu, tekanan global semakin meningkat terhadap Israel untuk memberikan lebih banyak akses.

Tetapi, Israel membantah menghalangi pengiriman bantuan ke Gaza. Bahkan, Negara Zionis itu malah menyalahkan kegagalan lembaga bantuan sebagai penyebab penundaan serta menuduh Hamas mengalihkan bantuan.

Hamas menyangkal tuduhan Israel tersebut. Mereka bahkan mengatakan Negara bintang daud itu menggunakan kelaparan sebagai senjata dalam serangan militernya.

Sebuah kapal yang mengangkut bantuan mendekati Gaza di mana militer AS berencana mendirikan dermaga untuk memungkinkan distribusi hingga dua juta makanan dalam satu hari.

Walau menyambut kedatangan kapal bantuan, para pejabat Palestina dan PBB mengatakan pengiriman maritim bukanlah pengganti pengiriman bantuan melalui penyeberangan jalur darat.

Hamas di hari Kamis menyerukan peningkatan protes dan serangan terhadap Israel di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem pada hari Jumat, hari pertama salat Jumat di bulan suci Ramadhan.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!
Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WIB

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terbaru