Warga Polandia Bagikan Pengalaman Trip Ke Bandung Nonton Piala Dunia U-17 2023

- Jurnalis

Minggu, 12 November 2023 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Polandia nontonn bola Piala Dunia U-17 di Bandung. (foto: suara.com)

Warga Polandia nontonn bola Piala Dunia U-17 di Bandung. (foto: suara.com)

1TULAH.COM – Sama halnya seperti suporter Timnas Indonesia, warga Polandia penggemar Timnas Polandia juga melakuka hal yang sama meskipun harus menempuh lintas benua selama 29 jam perjalanan. Diketahui warga Polandia tersebut datang dengan penuh semangat ke Bandung untuk mendukung tim jagoan mereka dalam pertandingan melawan Jepang di Piala Dunia U-17 kemarin, (11/11/2023).

Simon, salah satu warga Polandia yang tergabung dalam satu kelompok pendukung membagikan cerita perjalanan panjang yang harus mereka tempuh dari Krakow yang menghasilkan efek jet lag. Tetapi, ketika setibanya di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung dan menjelang pertandingan semangat mereka kembali membara.

“Meskipun jam di Polandia sekarang sudah sekitar 2 dini hari, semangat kami tetap tinggi. Tubuh kami mulai beradaptasi, dan semuanya berjalan semakin baik,” ujar Simon.

Diketahui, kelompok pendukung Timnas Polandia berencana akan menetap di Bandung hingga pertandingan terakhir fase grup, terlepas dari apapun hasil akhirnya nanti.

Baca Juga :  Ketegasan Kementerian Kehutanan: Siapkan Gugatan Ganti Rugi Kerusakan Ekosistem Karhutla untuk Korporasi

“Harapan kami adalah agar perjalanan ini tidak hanya berakhir untuk para pemain, tetapi kami juga harus kembali pulang,” tambahnya.

Meskipun Polandia bukan kekuatan utama sepak bola Benua Eropa, tetapi dari sana telah terlahir pemain-pemain sepak bola kelas dunia seperti Robert Lewandowski dan Arkadiusz Milik. Simon pun menyampaikan harapannya agar salah satu pemain Timnas Polandia U-17 mampu mengikuti jejak para seniornya.

“Saya berharap demikian. Polandia memiliki harapan besar pada tim ini, terutama karena ini adalah partisipasi pertama mereka dalam Piala Dunia U-17 setelah 12-13 tahun. Sekarang, kami memiliki 14 pemain berbakat yang bisa menjadi masa depan sepak bola Polandia.”

Di lain sisi, tim lawan mendapat dukungan besar dari warganya yang bekerja di Indonesia. Salah satunya Yuichi, ia mengatakan dapat dengan mudah menuju Bandung dikarenakan dirinya merupakan seorang pekerja di wiliyah Cikarang.

Baca Juga :  Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

“Meskipun tidak ada hubungan keluarga di timnas Jepang U-17, kami hanya ingin menyaksikan performa terbaik timnas Jepang,” kata Yuichi.

“Meski saya tidak tahu banyak tentang para pemain, tapi tim ini adalah juara Asia, jadi saya berharap dapat menyaksikan pertandingan berkualitas,” tambahnya.

Berdasarkan kacamatanya, Yuichi yakin bahwa suatu saat nanti negaranya akan mendapat gelar juara dunia karena adanya kemajuan sepak bola di Jepang.

“Jepang secara keseluruhan semakin kuat, dan saya percaya suatu hari nanti mereka bisa menjadi juara Piala Dunia,” ungkapnya.

Timnas Jepang U-17 dan Timnas Polandia U-17 sama kuatnya, hingga pertandingan kemarin berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk juara Asia. Jepang memenangkan pertandingan melalui aksi brilian Rento Takaoka di menit ke 76.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru