Serius Tangani Stunting, TP-PKK Dukung Program Pemkab Barsel

- Jurnalis

Rabu, 8 November 2023 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan (tengah) didampingi Ketua TP-PKK, Hj. Erna Ardiani (kiri tengah) bersama Sekda, dan unsur Forkopimda, serta seluruh pengurus PKK se Kabupaten Barsel saat berfoto bersama usai acara pembukaan Rakor TP-PKK 2023, di Buntok, Rabu (8/11/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan (tengah) didampingi Ketua TP-PKK, Hj. Erna Ardiani (kiri tengah) bersama Sekda, dan unsur Forkopimda, serta seluruh pengurus PKK se Kabupaten Barsel saat berfoto bersama usai acara pembukaan Rakor TP-PKK 2023, di Buntok, Rabu (8/11/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dalam rangka meningkatkan peran PKK membantu pemerintah daerah setempat menangani kasus stunting, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), di Gedung Jaro Pirarahan, jalan Pelita Raya, Buntok, Rabu (8/11/2023).

Dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan, kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten I,II,III, staf Ahli Bupati, seluruh Kepala OPD, unsur Forkompimda, para Camat, perwakilan organisasi wanita, seluruh Ketua TP-PKK Kecamatan, Kelurahan/desa se Kabupaten Barsel beserta pengurus, dan para narasumber.

Ketua TP-PKK Kabupaten Barsel Hj. Erna Ardiani menyampaikan, perlu diketahui dan patut dibanggakan bahwa Kabupaten Barsel telah mendapat kepercayaan dari TP-PKK pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Pangan Nasional (BPN), menjadi salah satu daerah dari empat Kabupaten/Kota di wilayah Indonesia, untuk menjadi proyek percontohan atau pilot Project program Rumah Pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

“Program itu untuk menangani kasus stunting di Indonesia, khususnya di daerah kita ini,” ucapnya kepada wartawan usai acara pembukaan.

Ia menuturkan, dengan tema ‘Penguatan Peran PKK Dalam Upaya Ketahanan Pangan Keluarga untuk Penanggulangan Stunting’, melalui Rakor tersebut, diharapkan seluruh kader PKK se-Kabupaten Barsel, mampu menambah pengetahuan dan wawasan dalam hal penanganan stunting serta sebagai ajang komunikasi, diskusi, dalam pelaksanaan kesamaan program kerja dari tingkat desa, Kecamatan hingga Kabupaten.

Baca Juga :  Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

“Sehingga, kami mampu memberikan kontribusi dan sinergitas bagi daerah dalam mendukung setiap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel diberbagai bidang terutama dalam menangani kasus stunting,” tutur wanita yang akrab disapa ibu Erna itu.

Ia menerangkan, stunting merupakan isu nasional, untuk itu, dalam menanggulangi kasus stunting memerlukan kontribusi dari semua pihak, termasuk PKK yang memiliki kekuatan besar hingga ke tingkat paling bawah.

“Sebagai kader kita terus semangat dalam mendampingi serta menciptakan program yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat, agar dapat menangani stunting, dan ini menjadi fokus utama TP-PKK dalam mewujudkan Kabupaten Barsdl memiliki generasi yang berkualitas, cerdas, dan berakhlak,” terang Hj. Erna Ardiani.

Sementara itu, Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan dalam pidatonyanya mengatakan, permasalahan stunting tidak boleh disepelekan dan harus segera dilakukan penanggulangannya, karena, stunting merupakan ancaman nyata bagi tercapainya generasi-generasi penerus yang unggul di Indonesia terutama di daerah yang bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.

Baca Juga :  Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Maka dari itu, lanjutnya, sinergitas lintas sektoral juga harus diperkuat mulai dari tingkat desa/Kecamatan, hingga Kabupaten dan bahkan ke instansi layanan kesehatan masyarakat harus saling berkoordinasi untuk memastikan pelayanan kesehatan tersebut dapat berjalan sesuai yang diinginkan.

Ia menambahkan, Pemkab Barsel tentunya menyambut baik dengan adanya Rakor tersebut, dalam rangka mensinergikan program dan kegiatan PKK mulai dari tingkat desa/Kelurahan, hingga Kabupaten, serta membentuk kepribadian bagi seluruh kader PKK sebagai soport.

Lebih lanjut ia menjelaskan, karena, selama ini PKK kurang diperhatikan dan dianak tirikan, bahkan insentifnya juga tidak ada. “Saya menegaskan, dalam hal mengunjungi desa serta mengumpulkan seluruh Kades, Lurah, Camat serta PKK, itu adalah tugasnya pemerintah guna menyerap aspirasi masyarakat, semua itu sama sekali tidak ada unsur politiknya, dan kami juga tidak mencalonkan diri dalam Pilkada 2024 mendatang,” kata H. Deddy Winarwan. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru