Inilah Sosok Nopi Yeni Kepsek Pecat Guru Honorer Setelah Bongkar Pungli, Kini Jabatannya Dicopot

- Jurnalis

Kamis, 14 September 2023 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nopi Yeni kepala sekolah di Bogor yang pecat seorang guru honorer secara sepihak. Sumber foto : suara.com

Nopi Yeni kepala sekolah di Bogor yang pecat seorang guru honorer secara sepihak. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Sosok Nopi Yeni Kepala Sekolah yang pecat guru honorer di SD Negeri 1 Cibeureum kini jabatan dicopot.

Seperti diketahui, ratusan murid menggelar aksi karena menolak pihak sekolah untuk memecat guru honorer tersebut.

Adapun pemecatan sepihak guru honorer, Mohamad Reza Ernanda oleh Kepala Sekolah karena membongkar dugaan pungli yang dilakukan Kepsek.

Diketahui, aksi tersebut digelar di halaman SD Negeri 1 Cibeureum di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Sosok Nopi Yeni dan profilnya makin dicari-cari masyarakat gegara dirinya menarik uang pungli dari wali murid.

Sosok Nopi Yeni terekspos publik, sampai dilabrak Walkot Bogor.

Nopi Yeni menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 1 Cibereum.

Ia melakukan pemecatan terhadap seorang guru bernama Reza Ernanda usai membongkar informasi keberadaan pungli.

Nopi Yeni sontak menyurati Reza dengan pemecatan yang menuangkan alasan pemecatam sebagai berikut :

1. Mengambil tanpa hak data pribadi Whatsapp Kepala Sekolah sehingga menimbulkan konflik internal antara kepala sekolah dengan guru-guru.

Baca Juga :  Diduga Terkunci saat Tidur, Pengantar Es Krim Tewas dalam Freezer

2. Tidak memiliki loyalitas, integritas dan nilai kepatuhan kepada pimpinan (Kepala Sekolah)

Wali Kota Bogor, Bima Arya sampai-sampai mendatangi Nopi dan mencecarnya dengan segudang pertanyaan.

Bima membagikan momen ia menginterogasi Nopi.

Kala itu, Nopi mengaku bahwa ia menarik uang dari wali murid lantaran telat mendaftarkan anaknya.

Nopi akhirnya sepakat untuk membuka PPDB di luar jadwal dan memungut biaya.

Sontak, Bima Arya memarahinya lantaran seorang pejabat sekolah tak etis melakukan hal demikian.

Bima Arya menjelaskan bahwa Nopi tertangkap basah usai ada laporan dari seorang guru.

“Berawal dari ada dugaan pungli yang diduga dilakukan oleh kepala sekolah, dugaan ini kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah kota, oleh inspektorat,” jelas Bima kepada wartawan.

Sontak, Nopi mengambil langkah untuk memecat sosok guru yamg membongkar indikasi pungli itu.

Baca Juga :  Yakin Menang di MK, Yusril: Hasil Pilpres Dinyatakan Final dan Prabowo-Gibran Siap Dilantik Tanggal 20 Oktober 2024

“Kemudian, kepala sekolah memberhentikan salah satu guru honorer, Pak Reza, karena dianggap tidak mematuhi kepala sekolah dan dianggap mengakses data pribadi kepala sekolah,” kata Bima Arya di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/9/2023).

Nopi sontak dipanggil untuk menghadap Inspektorat PPDB hingga akhirnya diberhentikan dari jabatannya.

Nopi sebelumnya telah dimintai keterangan untuk berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Inspektorat Pemerintah Kota Bogor dan terbukti menerima gratifikasi.

Bima Arya juga menegaskan bahwa Nopi akan dikenai sanksi berat atas ulahnya itu.

Guru honorer batal dipecat

Nopi yang mengalami nasib tak mujur kini harus gigit jari lantaran guru yang ia pecat akhirnya boleh mengajar.

Bima Arya akhirnya memberi instruksi agar Reza Ernanda bisa mengajar kembali lantaran pemecatan akhirnya dibatalkan.

Bima Arya juga sebelumnya telah mewadahi proses mediasi antara Reza dan pihak sekolah agar sang guru bisa kembali mengajar.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Hari Pertama Kerja, Sekda Barsel Cek Sarpras di RSUD Jarse Buntok
Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari
Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 06:53 WIB

Hari Pertama Kerja, Sekda Barsel Cek Sarpras di RSUD Jarse Buntok

Selasa, 16 April 2024 - 17:59 WIB

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:57 WIB

Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Berita Terbaru

Tim bola voli Korea Selatan Red Sparks tiba di Jakarta (sumber: suara.com)

Olahraga

Tiba di Jakarta, Red Sparks Siap Hadapi Indonesia All Star

Rabu, 17 Apr 2024 - 05:16 WIB