Tersingkir dari Indomie, Kisah Djajadi Djaja Pendiri Mie Gaga yang Viral

- Jurnalis

Kamis, 31 Agustus 2023 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siapa Pendiri Mie Gaga?. Sumber foto : suara.com

Siapa Pendiri Mie Gaga?. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Nama Djajadi Djaja belakangan ini jadi perbincangan hangat.

Kisah bos Mie Gaga itu viral di media sosial karena disebut didepak dari Indomie.

Padahal, Djajadi Djaja merupakan sosok pencetus produk Indomie.

Djajadi Djaja dikabarkan telah disingkirkan dari indomie karena masalah keuangan.

Kemudian ia mendirikan bisnis mie instan lain yang salah satunya yakni Mie Gaga.

Sosok Djajadi Djaja

Djajadi Djaja Chow Ming Hua merupakan sosok kelahiran 1941.

Namanya dikenal sebagai pengusaha yang terkenal dengan produk mi instan di Indonesia.

Djajadi mendirikan firma FA Djangkar Djati yang bergerak di bidang penyaluran barang pada 1959.

Kemudian pada 1964, Djajadi dan teman-temannya mencoba bisnis lain yakni Sanmaru Food Manufacturing.

Sanmaru Food Manufacturing memproduksi mi instan yang bermerek Indomie pada 1982.

Baca Juga :  KPK sebut Dapatkan Bukti Ketua PBNU Terima Dana Kasus Kuota Haji

Perusahaan ini bahkan mampu berekspansi hingga Singapura, Malaysia, Amerika, Eropa, dan Australia.

Pada 1984, Djajadi dan rekan-rekannya bekerja sama dengan Sudono Salim untuk mendirikan PT Indofood Interna.

Salim Group memiliki PT Lima Satu Sankyu dan PT Sarimi Asli Jaya yang didirikan oleh Liem Sioe Liong.

Kemudian perusahaan gabungan itu dipimpin oleh Hendry Rusli yang merupakan orang dekat Djajadi.

Akhirnya merek Indomie dan Supermi pun menjadi satu entitas.

Saham perusahaan itu dibagi menjadi dua. Djajadi dan teman-teman memiliki 42,5%, sementara Salim memiliki 57,5% saham.

Kendati sahamnya lebih besar, Djajadi didepak dari Indomie karena masalah keuangan pada 1993.

Kepemilikan Indofood pun beralih sepenuhnya ke Salim Group.

Pada 1998, Djajadi mengajukan gugatan ke Indofood karena merasa dipaksa menjual saham dan mereknya dengan harga yang tak adil.

Baca Juga :  Skandal Pajak Jakarta Utara: Dari Temuan Rp75 Miliar Berujung Suap Berkedok Kontrak Fiktif

Djajadi menuduh pula Salim memanipulasi kepemilikan sahamnya sehingga terus berkurang.

Upaya tuntutan senilai Rp620 miliar itu kalah hingga kasasi ke Mahkamah Agung.

Djajadi Djaaja pun tidak memenangkan kasus tersebut.

Akhirnya, Djajadi Djaja pun memulai kembali bisnisnya dengan PT Jakarana Tama. PT Jakarana Tama berdiri pada 1980 yang berfokus pada mi instan, sosis siap makan, makanan kaleng, bumbu penyedap, dan lain sebagainya.

Salah satu produknya adalah Mi Gaga. Mi lainnya yakni merek 100, 1000, Mie Gepeng, Mie Telor A1, Sosis Loncat, dan lain sebagainya.

Sejak 1991 hingga 2006, Djajadi Djaja menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Jakarana Tama dari 1991 hingga 2006.

Sejak 2006, ia menjadi Komisaris PT Jakarana Tama

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?
Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM
KPK sebut Dapatkan Bukti Ketua PBNU Terima Dana Kasus Kuota Haji
Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:25 WIB

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:11 WIB

Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:33 WIB

KPK sebut Dapatkan Bukti Ketua PBNU Terima Dana Kasus Kuota Haji

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional

Berita Terbaru