Youtuber Laurend Hutagalung Lapor Polisi Terkait Penyerangan oleh Ratusan Ojol

- Jurnalis

Kamis, 17 Agustus 2023 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan ojek online (ojol) terlibat cekcok dengan youtuber Laurend Hutagalung di Jalan KH Abdullah Syafi’ie, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (15/8/2023) malam. [Suara.com/Fakhri]

Ratusan ojek online (ojol) terlibat cekcok dengan youtuber Laurend Hutagalung di Jalan KH Abdullah Syafi’ie, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (15/8/2023) malam. [Suara.com/Fakhri]

1tulah.com – Imbas keributan dengan ratusan pengemudi ojek online atau ojol, Youtuber Laurend Hutagalung melayangkan laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laurend terlibat keributan karena diduga membuat konten pelanggaran lalu lintas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Terkait laporan Laurend tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwandhy saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/8/2023).

“Betul, sudah kami terima laporannya,” kata Irwandhy.

Dalam laporannya tersebut, diduga telah terjadi pelanggaran Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.
Pasal itu berbunyi, ‘Barangsiapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.’

“Kami buatkan LP (Laporan Polisi) dengan persangkaan pasal 170 KUHP,” ujar Irwandhy.

Selain itu, ada juga visum yang disertakan dalam laporan Laurend. Perkara tersebut saat ini masuk penyelidikan.

Baca Juga :  Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi Dorong Pemuda Bakumpai Jadi Pilar Pembangunan Daerah

“Berikut kami lakukan visum di RS Pusat Pertamina kepada para korban. Saat ini kami akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut,” kata Irwandhy.

Ribut dengan Ojol

Diberitakan sebelumnya pada Selasa (15/8/2023) malam lalu, Laurend terlibat dengan keributan dengan ratusan pengemudi ojol di Jalan Jalan KH Abdullah Syafi’ie, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Keributan terjadi sebagai akibat Laurend membuat konten edukasi melarang warga untuk melawan arah.

Saksi di lokasi, Ivan mengatakan warga sekitar kesal lantaran Laurend menegur dengan cara yang tidak baik.

Puncak kekesalan warga dan ojek online saat seorang bocah dibentak oleh tim kreatif Laurend.

“Yang bikin kesel awalnya tuh pas anak kecil muter balik malah dibentak,” kata Ivan.

Ivan saat itu mencoba memisahkan kedua belah pihak. Setelahnya, tim kreatif Laurend malah mencekik Ivan yang kemudian dituduh sebagai provokator.

Baca Juga :  PN Buntok Jadi Tuan Rumah Buka Bersama, Bupati Barsel dan Unsur Forkopimda Kompak Hadir

“Kita misahin, kita malah dicekek disangka provokator. Nah kita gak terima digituin, kita ajakin satu lawan satu malah minta maaf,” ucap Ivan.

Saat awal membuat konten di Jalan KH Abdullah Syafi’ie, ada empat orang yang berdiri di tepi jalan. Mereka melarang setiap pengemudi untuk melakukan lawan arah.

“Mereka bikin konten perboden-perbodenan. Kayak lawan arah tuh dilarang, emang niatnya sih baik, tapi kan gak ada izinnya,” ungkapnya.

“Abang bisa lihat dah kontennya, di Kalibata kan juga pernah berantem tuh,” ujarnya.

Aksi ini kemudian bisa diredam setelah polisi datang ke lokasi. Tim kreatif Laurend juga sempat menyatakan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Para tim kreatif Laurend saat ini dievakuasi petugas ke Polsek Tebet. (suara.com)

Berita Terkait

Gelar Buka Bersama di Pesantren, Polres Barsel Buktikan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Ketua DPW PKB Kalteng Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an DPP PKB
Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku “Dijebak” Instruksi Lisan Nadiem Makarim
Evaluasi Program Dispora, Komisi III DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan
Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja
Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026
Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:58 WIB

Gelar Buka Bersama di Pesantren, Polres Barsel Buktikan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:07 WIB

Ketua DPW PKB Kalteng Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an DPP PKB

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:29 WIB

Drama Sidang Korupsi TIK: Eks Direktur SMP Ngaku “Dijebak” Instruksi Lisan Nadiem Makarim

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:04 WIB

Evaluasi Program Dispora, Komisi III DPRD Kalteng Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:47 WIB

Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:02 WIB

Resmi! TPG Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Mulai Maret 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:04 WIB

Hasil Pertemuan Presiden Prabowo & Ulama: Indonesia Tetap Bertahan di Board of Peace

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:40 WIB

Genap Setahun Memimpin Mura, Heriyus–Rahmanto Perkuat Program Pro Rakyat

Berita Terbaru