1TULAH.COM – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir buka suara soal sejumlah pemain Timnas Indonesia yang masuk sebagai anggota kepolisian.
Erick Thohir menyatakan bahwa proses sejumlah pemain Timnas Indonesia U-20 jadi polisi bermula dari pertemuan di Istana Merdeka.
Tindak lanjut pertemuan itu yang kemudian jadi langkah nyata saat ini.
“Memang waktu itu ada pertemuan di istana merdeka, bapak presiden menawarkan apa yang negara bisa berikan setelah sea games. Di situ disampaikan ada yang mau ikut TNI polisi, ASN dan BUMN.”
“Di situ disampaikan ada yang mau Ikut TNI, Polri, ada yang mau ASN dan ada yang mau ke BUMN,” sambung lelaki yang juga menteri BUMN tersebut.
Adapun pendidikan yang dijalani para pemain Timnas Indonesia ini hangat dibicarakan lantaran bertepatan dengan bergulirnya BRI Liga 1 2023/2024.
Bahkan, dilaporkan mereka absen selama 5 bulan.
Beberapa diantara mereka adalah pemain inti di beberapa klub.
Mereka adalah Wahyu (Arema FC), Frengky Missa (Persikabo 1973), Kakang Rudianto (Persib Bandung), Ananda Raehan (PSM Makassar), Dimas Juliano Pamungkas (Bhayangkara FC), Rabbani Tasnim Siddiq (RANS Nusantara FC), Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC), Muhammad Faiz Maulana (Bhayangkara FC), dan Muhammad Ferrari (Persija).
Erick Thohir mengaku tidak tahu mengenai permasalahan ini.
Menurutnya, Polri punya prosedur sendiri dalam pemanggilan pendidikan mereka.
“Tentu prosedur apa saja masuk Polri ada prosedurnya, mungkin salah satunya dengan pemanggilan ini, ya itu resiko memang. Tidak mungkin ketika ada keinginan (pemain) bergabung ke Polri, kita setop, tidak bisa,” ungkapnya.
“Jadi ya kita mendorong para pahlawan ini mendapatkan kesempatan lebih besar lagi ke depannya,” pungkasnya.

![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)





![Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/nadiem-chrom-225x129.jpg)



![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-225x129.jpg)

![Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/nadiem-chrom-360x200.jpg)









