Harga LPG Bersubsidi Makin Jauh dari HET, Pemkab Barut Lakukan Penertiban Besok Digelar Rapat

- Jurnalis

Minggu, 9 Juli 2023 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi : elpiji bersubsidi 3 kg ramai dijual di medsos berkisar harga Rp40.000 sampai Rp50.000 per tabung.foto.dok.1tulah.com

Foto ilustrasi : elpiji bersubsidi 3 kg ramai dijual di medsos berkisar harga Rp40.000 sampai Rp50.000 per tabung.foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Meski sudah dilakukan sering dilakukan pasar penyeimbang penjualan LPG bersubsidi 3 kilogram di Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah tetap saja tinggi.

Malah jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang di tetapkan Pemkab Barut.

Karenanya, Pemerintah Daerah Barito Utara, akan melakukan penertiban HET sekaligus memantau distribusinya. Hal ini diketahui dengan adanya rencana rapat di gelar Senin 09 Juli 2023, besok. Bertempat di Aula rapat Setda Barito Utara.

Informasi diperoleh media ini, rapat akan di mulai pukul 09.00 WIB.

Adapun pihak yang diundang dalam rapat penertiban HET dan distribusi LPG bersubsidi 3 kilogram, antara lain :

Bupati Barito Utara, Wakil Bupati Barito Utara, Kapolres Barito Utara, Dandim 1013 Muara Teweh, Kejari Barito Utara, Ketua Pengadilan Negri, Komandan Sub Denpom dan sejumlah kepala dinas intansi terkait.

Baca Juga :  Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Jainal Abidin di konfirmasi media ini membenarkan rapat tersebut.

“Ya betul, rencananya besok rapat satgas pengawasan pendistribusian LPG 3 kg dengan FKPD,” kata Jainal Abidin, kepada media ini, Minggu 09 Juli 2023, malam.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H Tajeri mengatakan, kalau memlihat dari siapa saja diundang, rapat besok sangat serius. Dan apa yang diinginkan warga masyarakat dilakukannya penertiban terwujud.

“Kabar yang menggembirakan, tapi kita tunggu saja hasilnya. Kalau sudah pihak yudikatif diundang, berarti serius Pemda mau menertibkan,” kata Tajeri.

Seperti diketahui, warga Barito Utara sudah sejak tiga bulan lalu mengeluhkan harga LPG bersubsidi 3 kilogram yang mahal. Tak sedikit yang menyuarakan dilakukan penertiban.

Baca Juga :  Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Di Barito Utara sendiri LPG bersubsidi 3 kilogram tidak langka. Stok justru banyak. Hanya saja harganya sangat jauh dari harga HET ditetapkan pemerintah. Di pedagang eceran harga jual berpariasai, dari harga Rp38.000 sampai Rp40.000 per tabung. padahal HET ditetapkan pemerintah untuk di dalam kota Muara Teweh atau Kecamatan Teweh Tengah hanya Rp24.000 per tabung.

Stok tersedia banyak justru di pedagang eceran. Sementara di pangkalan resmi, hanya tempat transit. Warga masyarakat sangat menanti keseriusan pemerintah dalam melakukan penertiban harga LPG bersubsidi, termasuk distribusi ke pangkalan-pangkalan di kecamatan dan pedesaan. (*)

 

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
Status Siaga Darurat, Barito Utara Hadapi 182 Kejadian Karhutla hingga Agustus
Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027
Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Status Siaga Darurat, Barito Utara Hadapi 182 Kejadian Karhutla hingga Agustus

Jumat, 4 September 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Barut Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:11 WIB

Wabup Barito Utara Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Batch II

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Rabu, 2 September 2026 - 20:48 WIB

15 Desa Masih Belum Nikmati Listrik, Barito Utara Kejar Penyelesaian 2027

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Berita Terbaru