Update Kondisi Pilot Susi Air yang Sempat Diancam KKB

- Jurnalis

Selasa, 4 Juli 2023 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terbaru pilot Susi Air, Philip Mark Merthens yang disandera TPNPB-OPM. (Ist)

Kondisi terbaru pilot Susi Air, Philip Mark Merthens yang disandera TPNPB-OPM. (Ist)

1tulah.com -Update kondisi Pilot Susi Air yang menjadi tawanan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, Kapten Philip Mark Mehrtens.

Dalam kabar terbaru, saat ini pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok teroris bersenjata di Papua dalam kondisi sehat.
Demikian disampaikan Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan.

“Memang dari laporan yang kami diterima terungkap bahwa pilot berkebangsaan Selandia Baru yang ditawan kelompok teroris di Papua dalam kondisi sehat,” terang Pangdam, Senin (3/7/2023).

Baca Juga :  Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Saat ini, kata Pangdam, personel TNI dan Polri terus mengedepankan upaya negosiasi untuk membebaskan Philip sandera dari tawanan KKB.

Hal senada juga disampaikan Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Mathius Fakhiri yang saat ini juga telah meminta bantuan keluarga Egianus Kogoya (pimpinan KKB) untuk membantu membebaskan pilot Susi Air.

Selain itu, Kapolda juga meminta bantuan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat agar sandera segera dibebaskan.

“Berbagai upaya dilakukan untuk membebaskan sandera dalam keadaan selamat dari tangan KKB. Kami berharap dengan dilibatkannya berbagai pihak maka dapat membantu proses pembebasan pilot itu,” katanya.

Baca Juga :  Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru itu disandera KKB sejak 7 Februari 2023 sesaat setelah Egianus Kogoya dan anggotanya membakar pesawat Susi Air yang dibawa Philip.

Mengenai sejumlah tuntutan dari KKB, Kapolda menegaskan bahwa untuk permintaan dana akan diserahkan ke Pemkab Nduga, sedangkan permintaan lainnya tidak akan dipenuhi.

“Kami tidak akan menyetujui permintaan KKB terkait senjata dan merdeka,” tegas Fakhiri. (Sumber: suara.com)

Berita Terkait

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK
Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga
Bukan Cuma Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Berulang dan Kian Parah di Indonesia
Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota
TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:10 WIB

Aturan Baru Menkomdigi Larang Kuota Hangus Diprotes, Dinilai Tak Sesuai Putusan MK

Kamis, 10 September 2026 - 09:54 WIB

Pesan Presiden Prabowo di GBK: Bersaing dan Kritik Boleh, Tapi Tetap Rukun Berkeluarga

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WIB

Polri Usut Dugaan Penyimpangan Data Siswa Sekolah Rakyat, Banyak Anak Orang Mampu Masuk Kuota

Rabu, 9 September 2026 - 18:36 WIB

TP-PKK Mura Hadirkan Rumah DILAN, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 16:02 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Mulai Bahas Nota Keuangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Rabu, 9 September 2026 - 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Berita Terbaru