Atasi Dampak Krisis Iklim di Indonesia, Ini Konsep Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak sedang bermain saat banjir rob melanda kawasan Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatra Utara. Jumat 19 Mei 2023

Anak-anak sedang bermain saat banjir rob melanda kawasan Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatra Utara. Jumat 19 Mei 2023

1TULAH.COM-Permasalahan isu lingkungan masih belum mendapat tempat serius dalam kampanye-kampanye politik menjelang Pemilu 2024. Baik politisi maupun bakal calon pemimpin di negeri ini, masih banyak menyampaikan janji-janji kampanye dengan tema pembangunan sosial ekonomi masyarakat.

Lantas bagaimana sih sebenarnya sikap Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo terhadap dampak krisis iklim di Indonesia?

Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, dan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, berbicara mengenai pandangan mereka terhadap krisis iklim global yang dampaknya juga dirasakan di Indonesia.

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menekankan dampak krisis iklim yang sudah terlihat nyata di Tanah Air, mulai dari banjir rob, hingga sengkarut masalah pengelolaan sampah yang mempengaruhi kualitas air tanah.

Anies menekankan Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis iklim, bukan lagi hanya sekadar perubahan iklim. Hal itu, katanya, terlihat dari terjadinya abrasi di daerah pesisir.

Dia mencontohkan adanya puluhan rumah tenggelam di Muara Gembong, Bekasi, akibat abrasi. Dalam skala nasional, terdapat 80 pulau terluar yang berisiko tenggelam karena kenaikan permukaan air laut.

Mantan gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta tersebut mengatakan yang paling merasakan dampak dari krisis iklim adalah kaum miskin dan rentan. Karena itu, ia menegaskan pemerintah harus mengalokasikan anggaran penanganan krisis iklim yang komprehensif dan adil.

Baca Juga :  Lepas Kontingen Olimpiade Paris, Jokowi: Rakyat Ingin Bendera Merah Putih Berkibar di Arena

“Saat pulau-pulau terdepan rawan tenggelam, daerah pesisir yang terancam abrasi, kebijakan yang diambil juga harus konsisten, bagaimana kita menyelamatkan itu. Tapi kalau kemudian yang muncul adalah kita mengizinkan ekspor pasir laut, maka menjadi pertanyaan bagaimana kita membuat konsistensi kebijakan untuk merespons krisis iklim ini,” kata Anies.

Ia mengatakan dalam mencari solusi krisis iklim yang diperlukan adalah keberpihakan. Jangan sampai upaya penanganan krisis iklim menjadi pintu masuk bagi kepentingan komersial dan kepentingan parsial.

Anies juga mengingatkan agar kebijakan-kebijakan yang dibuat seyogyanya bukan sekadar berpatokan pada satu aspek, yakni pertumbuhan ekonomi semata.

Karena itu, dia menyarankan kebijakan-kebijakan penanganan krisis iklim yang akan dibuat setidaknya memuat tiga aspek, yaitu berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial dan distribusi yang merata, serta berorientasi pada keberlangsungan lingkungan hidup.

Anies menekankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia tidak akan terwujud kalau penanganan krisis iklim tidak berpihak terhadap mereka yang rentan dan lemah.

Baca Juga :  Menelusuri Ciri-Ciri Red Flag pada Cowok dan Cara Menghadapinya: Belajar dari Kisah Ayu Ting Ting dan Muhammad Fardhana

Pengelolaan Sampah

Sementara bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo menyoroti carut marutnya masalah pengelolaan sampah di Tanah Air. Ia menegaskan seluruh pihak harus turun rembuk dalam mengatasi masalah tersebut.

“Kita memang tidak bisa bergerak sendiri. Selain memerlukan kesadaran (masyarakat), kita juga memerlukan keberpihakan dan kebijakan pemerintah. Mestinya pemerintah daerah memiliki peta jalan yang jelas tentang ini (pengelolaan sampah) karena jika kita serampangan atau bahkan tidak melakukan, kita semata-mata tahu betapa jahatnya efek yang ditimbulkan, baik dari segi kesehatan dan masa depan alam,” ujar Ganjar.

Ia memberi contoh keberhasilan beberapa desa di provinsinya. Salah satunya Desa Kesongo di Kabupaten Semarang yang memiliki riwayat panjang tentang pengelolaan sampah yang sangat baik.

Menurut Ganjar, secara keseluruhan terdapat 2800-an rumah di desa tersebut, di mana warganya bahu membahu untuk memanfaatkan sampah yang masih dapat di-daurulang.

Keberhasilan pengelolaan sampah. imbuhnya, juga dapat dilihat di Desa Cempa di Solo yang sukses membangun pembangkit listrik tenaga sampah dengan nilai investasi $58 juta. (Sumber:voaindonesia.com)

Berita Terkait

Peduli Pers, Dandim 1013/Mtw Terima Penghargaan dari PWI
Pemkab Murung Raya Belajar ke Jember Masalah Tanaman Kopi dan Kakao
Indonesia Termasuk Negara Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Setara 4.800 Candi Borobudur!
Kamal Haasan Kembali Beraksi di Indian 2! Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya
Olimpiade Paris 2024: Momen Bersejarah Kesetaraan Gender Penuh Disambut Atlet Perempuan!
DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Penyempurnakan Struktur Perangkat Daerah
Khofifah Makin Pede Menang di Pilkada Jatim Usai PPP Turut Beri Dukungan
Terbuka dan Akuntabel: Pemkab Barito Utara Libatkan DPRD dalam Penyusunan APBD 2025
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Peduli Pers, Dandim 1013/Mtw Terima Penghargaan dari PWI

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:31 WIB

Pemkab Murung Raya Belajar ke Jember Masalah Tanaman Kopi dan Kakao

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:58 WIB

Indonesia Termasuk Negara Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Setara 4.800 Candi Borobudur!

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:50 WIB

Kamal Haasan Kembali Beraksi di Indian 2! Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:22 WIB

DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Penyempurnakan Struktur Perangkat Daerah

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:01 WIB

Khofifah Makin Pede Menang di Pilkada Jatim Usai PPP Turut Beri Dukungan

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:19 WIB

Terbuka dan Akuntabel: Pemkab Barito Utara Libatkan DPRD dalam Penyusunan APBD 2025

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:31 WIB

Katy Perry Kembali dengan Album Baru Bertajuk “143”, Penuh Semangat dan Cinta!

Berita Terbaru

Oplus_0

Berita

Peduli Pers, Dandim 1013/Mtw Terima Penghargaan dari PWI

Sabtu, 13 Jul 2024 - 16:23 WIB