1TULAH.COM-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana sempat bolak-balik Kantor KPK RI di Jakarta. Pasalnya, ada kecurigaan terhadap harta kekayaan yang dimilikinya.
Bayangkan sebagai seorang ASN dengan jabatan eselon II, Reihana kerap kali tampil tajir. Setelah melalui proses klarifikasi, pihak KPK mengungkapkan ternyata Reihana ini merupakan janda tajir.
Harta kekayaannya yang selama ini banyak dicurigai warganet bersumber dari warisan suaminya yang telah meninggal dunia.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, tidak ditemukan adanya kejanggalan dalam harta kekayaan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan menyebut, kekayaan pejabat yang belakangan ini disorot publik tersebut didapatkan dari warisan suami.
Ia menambahkan, salah satu aset yang diperoleh Reihana dari warisan suaminya adalah kendaraan yang awalnya diberikan kepada suaminya dari rumah sakit, namun kemudian dialihkan kepada Reihana.
Ditambah lagi, Pahala juga mengungkapkan bahwa Reihana telah menyetor uang tunai sebesar Rp4 miliar yang diklaim berasal dari suaminya.
Reihana, kata dia, juga mengakui bahwa ia memiliki harta lain yang berasal dari suaminya, seperti rumah di Jakarta yang berisi berbagai macam mobil.
Sehingga, tidak mengherankan jika Reihana memiliki banyak harta berupa uang karena gaji yang tinggi dan jabatannya yang strategis.
Reihana pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit di RSIB Lampung dengan honor sebesar Rp100 juta per bulan. Oleh karena itu, menurut Pahala, memiliki harta senilai Rp2 miliar setahun adalah wajar.
Selain itu, Pahala juga menyebut bahwa KPK tidak berhasil menemukan nama-nama vendor dalam enam rekening Reihana. Mereka telah mencari nama-nama vendor yang tercatat di RSUD, tetapi tidak ditemukan dalam buku rekening Reihana.
Sumber Berita : Suara.com

![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

