1tulah.com, PALANGKA RAYA-Dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat menghasilkan PAD yang cukup besar untuk membantu pembiayaan pembangunan, Pemprov Kalteng perlu belajar dengan daerah lain, salah satunya adalah provinsi tentangga Kalsel.
Dengan alasan bahwa dalam pengelolaan BUMD ini Pemprov Kalsel mampu menggenjot PAD setiap tahunnya. Sehingga dapat menopang APBD di daerah setempat.
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Jimmy Carter meminta kepada pemda terutama provinsi supaya dapat lebih mengoptimalisasikan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Ia mengatakan, apabila BUMD dikelola dengan maksimal, maka itu akan menjadi mesin penggerak pendapatan asli daerah (PAD). PAD penting untuk terus ditingkatkan agar pembangunan di wilayah provinsi ini bisa terus dilaksanakan.
“Anggaran untuk pembangunan itu, di antaranya berasal dari PAD, jadi itu penting untuk diperhatikan. BUMD salah satu yang menghasilkan bagi daerah, oleh karena itu BUMD yang kita miliki harus dikelola dengan baik,” ujar Jimmy Carter, Senin (29/5/2023).
Diharapkannya, Provinsi Kalteng bisa mencontoh provinsi lain yang mampu optimal dalam mengelola BUMD mereka, misalnya saja seperti Kalimantan Selatan (Kalsel), di mana BUMD yang provinsi itu miliki mampu menjadi mesin penggerak PAD.
Ia meyakini apabila BUMD yang dimiliki Kalteng juga dikelola dengan baik maka hal yang sama pun dapat dirasakan oleh daerah ini. BUMD diharapkan juga bisa terus berinovasi menciptakan anak-anak perusahaan yang dapat memberikan manfaat bagi peningkatan PAD.
“Pastinya kita akan selalu mendukung apa yang dilakukan oleh pemda, kita tidak perlu gengsi belajar dari daerah lain yang sudah baik mengelola BUMD-nya. Harapan kita BUMD di Kalteng ini bisa terus maju serta bermanfaat bagi daerah terutama meningkatkan PAD,” tandas Politisi Partai Demokrat ini.(Ingkit)




















