KNKT Ungkap Temuan Kasus Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal

- Jurnalis

Kamis, 11 Mei 2023 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan bus pariwisata yang masuk ke sungai di tempat wisata Guci, Tegal. (tangkapan layar/ist)

Kecelakaan bus pariwisata yang masuk ke sungai di tempat wisata Guci, Tegal. (tangkapan layar/ist)

1tulah.com – Sungguh malang nasib yang dialami sejumlah warga Tangerang Selatan. Niat hati ingin wisata religi ke wilayah Tegal, Jawa Tengah, malah mengalami peristiwa mengenaskan, pada Minggu (7/5/2023).

Bus wisata yang mereka tumpangi tergelincir masuk ke dalam sungai Awu Guci, ketika bus tengah terparkir di obyek wisata Pemandian Air Panas Guci, Tegal.

Yang paling mengenaskan, ketika berjalan sendiri ke arah sungai, bus wisata tersebut tengah terisi lebih dari 30 orang, hingga terguling masuk ke badan sungai.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), turun tangan menyelidikinya.

Setelah beberapa menyelidiki, ada sejumlah temuan yang didapat KNKT terkait peristiwa itu.

Tipis kemungkinan rem tangan ditarik anak kecil

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan mengatakan kecil kemungkinan ada anak kecil yang memainkan rem tangan bus saat bus terparkir.

Hal tersebut dilihat dari kondisi roda bus saat dieavakusi. Menurut Wildan, roda bus masih dalam keadaan terkunci, sehingga ketika tergelincir, bus berjalan dengan lamban.

Baca Juga :  Usai 'Dirty Vote', Film Dokumenter 'Dirty Election' Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

“Kemungkinan itu sangat tipis. Pasalnya, tuas rem tangan dalam kondisi ditarik pengemudi bus. Pada saat diangkat roda juga terkunci dan bus meluncur dengan lambat atau tertahan rem tangan,” kata Wildan pada awak media, pada Selasa (9/5/2023).

Rem tangan berfungsi dengan baik

Pada pemeriksaan awal, Komite Nasional Keselamatan Transpotasi (KNKT) juga menemukan rem tangan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

Namun, KNKT masih akan melakukan cek di laboratorium Hino untuk mengukur kemampuan rem tangan tersebut dapat menahan beban bus.

Kontur tanah di area parkir gembur

Tempat parkir bus yang tergelincir berada di turunan dengan kemiringan 23-28 persen, sedangkan kemampuan rem tangan hanya dengan kemiringan 18 persen.

Selain itu, KNKT juga mengungkapkan kondisi tanah yang berada di sekitar lokasi bus terparkir gembur sehingga ganjalan ban roda mudah amblas.

Baca Juga :  Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran, Pj.Bupati Drs Muhlis Berikan Bingkisan

Menurut investigasi KNKT, Ahmad Wildan melanjutkan, saat ini KNKT masih memerlukan waktu untuk untuk menyimpulkan hasil investigasi.

Dalam pemberitaan yang beredar, supir mengaku sudah mengunci rem tangan dan ban belakang sudah diganjal menggunakan batu besar.

Namun, diduga salah satu penumpang anak kecil ada yang memainkan rem tangan, sehingga bus berjalan sendiri dan masuk ke sungai Awu Guci di obyek Pemandian Air Panas Guci, Tegal.

Kepolisian belum tetapkan tersangka

Pada saat yang sama, polisi juga belum menetapkan tersangka terkait peristiwa bus tergelincir ke sungai Awu Guci, Tegal, Jawa Tengah.

Sedikit informasi, bus yang tergelicir ke sungai Awu tersebut, merupakan rombongan peziarah dari Tangerang Selatan.

Dalam peristiwa tersebut diatas, dilaporkan ada 37 penumpang yang menjadi korban, dua orang di antaranya meninggal dunia. (suara.com)

 

Berita Terkait

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an
Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka
Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 13:27 WIB

Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an

Senin, 15 April 2024 - 13:11 WIB

Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka

Senin, 15 April 2024 - 12:51 WIB

Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK

Berita Terbaru

Tim bola voli Korea Selatan Red Sparks tiba di Jakarta (sumber: suara.com)

Olahraga

Tiba di Jakarta, Red Sparks Siap Hadapi Indonesia All Star

Rabu, 17 Apr 2024 - 05:16 WIB