1TULAH.COM – Gerai es krim Mixue belakangan menjadi bahan perbincangan setelah salah satu gerainya menempel logo halal.
Warganet kemudian mempertanyakan ilegalnya pemasangan logo halal tersebut.
Kementerian Agama menyebutkan gerai produk es krim dan teh Mixue belum bersertifikat halal.
Karena belum bersertifikat halal maka Mixue tidak boleh memasang logo Halal Indonesia sampai proses sertifikasi selesai dilakukan.
Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Aqil Irham.
Menyampaikan berdasarkan data Sistem Informasi Halal (Sihalal), bahwa Mixue mengajukan pendaftaran sertifikasi halal pada 13 November 2022 dan hingga saat ini masih berproses untuk mendapatkan sertifikat halal.
“Saat ini prosesnya sudah masuk tahapan audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM MUI,” kata Aqil.
Setelah proses audit oleh LPH selesai, berkasnya akan dilanjutkan ke Komisi Fatwa MUI untuk dilakukan sidang fatwa.
“Sertifikat Halal akan dikeluarkan BPJPH setelah ada Ketetapan Halal dari Komisi Fatwa MUI. Sebelum ada Sertifikat Halal, kami meminta pihak Mixue tidak memasang logo halal terlebih dahulu di gerai-gerainya,” kata dia.
Melalui akun resminya, pihak Mixue mengatakan bahwa memang pihaknya masih belum mengantongi sertifikat halal.
Meski demikian bukan berarti produk Mixue yang dijual di Indonesia haram.
Pihaknya menegaskan produk-produknya tidak menggunakan alkohol, rum, atau mengandung babi.
Berbeda dengan keterangan Aqil, Mixue menyebut bahwa ia sudah mengajukan sertifikat halal tahun 2021, namun sampai saat ini sertifikat halal masih belum mereka dapatkan.
Menurut Mixue, proses sertifikasi halal memakan waktu lama karena bahan baku yang digunakan 90 persen diimpor dari China. Selain itu sumber bahan baku juga tidak terpusat seluruhnya di satu kota.
Untuk saat ini, Mixue telah lolos BPOM dan mengantongi surat keterangan impor. (Nova Eliza Putri)
Artikel ini pertama kali tayang di selebtek.suara.com, dengan judul Lagi Viral, Mixue Ternyata Belum Punya Sertifikat Halal, Ini Kata Kemenag.






![Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/heli-jepang-225x129.jpg)


![Serah terima jabatan Menkeu Suahasil Nazara dan eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/purbaya-sertijab-225x129.jpg)





![Helikopter CH-47 Chinook milik Jepang di Pelabuhan Kijing Mempawah belum bisa mengudara dengan misi membantu Kalbar hadapi karhutla hingga Senin (14/9/2026). [Diskominfo Mempawah]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/heli-jepang-360x200.jpg)





![Helikopter Basarnas bersiap mendarat saat hari keempat operasi pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/SAR-Jurnalis-360x200.jpg)


![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

