1TULAH.COM, Muara Teweh – Selain bisa dikatakan tajir, Bupati yang satu ini patut diacungi jempol. Ia rela mengeluarkan dana sendiri hingga Rp7 miliar lebih, untuk membangun jembatan gantung di sebuah desa di Kabupaten Barito Utara, Kalimatan Tengah.
Bupati itu tak lain adalah Bupati Barito Utara, Nadalsyah. Jembatan gantung yang sudah selesai di bangun dan akan diberi nama anaknya Akhmad Gunadi (AG).
Jembatan gantung itu sendiri sedianya akan di resmikan penggunaannya, Rabu 4 Januari 2023, besok. Jembatan itu menghubungkan desa Sabuh dengan desa Sabuh seberang.
panjang bentang utama jembatan 75 meter, jembatan penghubung arah Desa Sabuh 16 meter, jembatan penghubung arah Desa Sabuh sebrang 24 meter, total panjang keseluruhan jembatan 115 meter dengan lebar 2,5 meter. Pembangunannya menelan biaya Rp7 miliar.
Sebelumnya, Bupati Nadalsyah, dua tahun lalu juga mengumumkan, mengeluarkan dana pribadinya untuk membangun Jembatan Lemo, di kampung kelahirannya. Namun, hingga kini belum disuarakan ke publik, berapa dana pribadi yang sumbangkannya untuk pembangunan jembatan Lemo.
Camat Teweh Baru, H Joni, mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Terkhusus kepada Bupati Nadalsyah, yang telah tulus membantu pembangunan sarana dan prasarana baik jalan penghubung maupun jembatan gantung dengan dana pribadinya.
“Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat memperpendek jarak tempuh dari dan ke ibukota Kabupaten. Menekan biaya transfortasi, mobilisasi selanjutnya dengan terbentuknya jembatan ini akan menumbuhkan kembangkan perekonomian masyarakat,” kata H Joni, dikutip dari facebook humas Barut, Selasa 3 Januari 2022.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nadalsyah yang telah membiayai pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan beberapa pembangunan infrastruktur lainnya seperti pembangunan jembatan Sei Kambe, listrik desa dan pembangunan jalan desa.
“Kami merasa terbantu bukan hanya jembatan penghubung namun desa Sabuh juga akhirnya mempunyai jalan desa sendiri atau tidak melintasi jalan perusahaan, mewakili seluruh masyarakat desa Sabuh kami akan berusaha menjaga bantuan dan amanah beliau,” tutupnya.
Jembatan kebanggaan masyarakat Sabuh tersebut, nantinya, dapat dilalui mobil jenis roda empat, ambulan, pickup dengan beban maksimal 3 sampaip dengan 4 ton. Dalam pembangunannya diawasi dan disesuaikan dengan standar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara.
Kadis PUPR M Iman Topik, didampingi Kadis kominfosandi M Ikhsan, Camat Teweh Baru Joni, Kabag Protokol Wahyu Eko Prasetyo, Kabid Bina Marga Dedi dan Kabid Infokom Publik Mujiburrahman beserta pejabat teknis PUPR melakukan pengecekan di lapangan.(Redaksi)





![Sherina Munaf ceritakan pengalaman ikut bantu padamkan karhutla di Kalteng [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/serina-karhutla-360x200.jpg)





![ILUSTRASI: Sejumlah calon penumpang pesawat beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. [Antara/Azmi Samsul Maarif]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/09/krakatau-bandara-225x129.jpg)












![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

