1TULAH.COM-Saat ini berbelanja online sudah menjadi tren di masyarakat. Tanpa harus pergi ke pusat perbelanja atau store khusus, sudah bisa mendatkan produk-produk bagus, hingga branded. Berbagai kemudahan juga ditawarkan dalam sistem transaksi pembayarannya.
Kondisi seperti ini terkadang justru membuat banyak konsumen abai dengan keamanan saat berbelanja online. Sehingga, mereka pun menjadi incaran atau sasaran empuk para pelaku kejahatan di dunia cyber.
Banyak cara yang bisa dilakukan para penjahat dunia cyber untuk meretas sistem pembelian konsumen, dari yang sangat kasar dengan penipuan secara online, hingga pencurian data konsumen.
Bagi scammers kreatif yang membuat situs mereka sendiri untuk meniru layanan belanja online asli.
Beberapa pemalsuan ini adalah bentuk penipuan yang digunakan untuk mengambil uang korban, tanpa memberikan barang atau jasa yang dijanjikan.
Dan sebagai keuntungan tambahan, mereka juga dapat mencuri data dari kartu pembayaran. Lalu bagaimana aturan utama untuk berbelanja dengan aman?
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


![Sheila on 7 dikenal sebagai salah satu band yang loyal dengan penggemarnya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/so7-360x200.jpg)
![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)











![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



