Legislator Kalteng Ini Minta Pemda Ikut Sosialisasikan Pajak Air Permukaan

- Jurnalis

Senin, 26 Desember 2022 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Salah satu kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) adalah dari sektor pajak, salah satunya adalah pajak air permukaan.

Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng beserta DPRD telah mensahkan Perda tentang Pajak Air Permukaan tersebut.

Legislator Kalteng, Kuwu Senilawati meminta setiap perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah Kalteng ini supaya taat dalam membayar pajak, terutama pajak air permukaan.

Wakil Ketua Komisi I ini mengatakan, kontribusi PBS dalam hal membayar pajak sangat penting, dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah dari sektor perpajakan, yang notabene anggaran itu nantinya dipergunakan untuk pembangunan.

“Adanya investasi atau perusahaan di Kalteng ini, harus bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah, dengan membayar pajak, dan itu sudah menjadi aturan yang berlaku. Jadi ketaatan dalam membayar pajak ini sangat diharapkan,” kata Kuwu Senilawati kepada 1tulah.com, Senin (26/12/2022).

Baca Juga :  Bupati Heriyus: Sinergi Pusat dan Daerah Kunci Sukses Program Presiden

Politikus Partai Gerindra mengungkapkan, hingga sampai saat ini masih banyak PBS yang belum taat dalam membayar pajak, terutama pajak air permukaan. Padahal membayar pajak air permukaan ini, merupakan kewajiban yang harus ditunaikan.

Pasalnya, terkait membayar pajak air permukaan ini juga telah ada perda yang mengatur hal itu. Sehingga, wajib bagi perusahaan membayar pajak tersebut dalam rangka berpartisipasi meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor perpajakan.

“Bagi PBS yang menggunakan air permukaan dan belum taat membayar pajak, kami minta supaya lebih taat lagi, karena salah satu pendapatan daerah untuk pembangunan yaitu dari pajak air permukaan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Prediksi Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia vs Iran, Ambisi Cetak Sejarah di Indonesia Arena!

Lebih lanjut ia pun mengimbau kepada pemda di Kalteng agar dapat mengencarkan sosialisasi, mengenai pajak air permukaan yang telah diatur dalam perda.

Sehingga setiap PBS yang ada di Kalteng ini dapat mengetahui kewajiban dan taat dalam membayar pajak tersebut.

“Terlepas dari itu kami turut memgapresiasi bagi PBS yang sudah patuh dalam membayar pajak, terutama pajak air permukaan ini. Harapan kita bagi PBS yang belum taat, supaya dapat meningkatkan kepatuhannya, sehingga daerah ini bisa semkin maju dengan adanya kontribusi semua pihak,” ujar politikus Partai Gerindra ini. (Ingkit).

 

Berita Terkait

Fantastis! Doktif Mengaku Ditawari Uang ‘Bawah Tanah’ Puluhan Miliar Jelang Putusan Praperadilan
HPN 2026: Menjaga Nurani Jurnalisme di Tengah Ancaman Disrupsi AI dan Algoritma
HUT Ke-18, DPC Gerindra Barut dan PT Cahaya Barito Migas Gelar Tebus Murah Elpiji 3 Kg
Presiden Prabowo Rencanakan Bangun 1.000 Kamar Kampung Haji Indonesia di Makkah
Polisi Usut Kasus Kematian Pria Wajah Terbungkus Plastik di Kos Bandarlampung
Satu Kolam Isinya Jenazah Semua, dr Gia Pratama Ceritakan Ngerinya Praktikum Anatomi di FK
Kurs Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.869, Intip Pergerakannya di Awal Pekan
Legenda Film Laga Willy Dozan Bicara Soal Penuaan dan Pengapuran Tulang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02 WIB

Fantastis! Doktif Mengaku Ditawari Uang ‘Bawah Tanah’ Puluhan Miliar Jelang Putusan Praperadilan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:51 WIB

HPN 2026: Menjaga Nurani Jurnalisme di Tengah Ancaman Disrupsi AI dan Algoritma

Senin, 9 Februari 2026 - 13:44 WIB

HUT Ke-18, DPC Gerindra Barut dan PT Cahaya Barito Migas Gelar Tebus Murah Elpiji 3 Kg

Senin, 9 Februari 2026 - 10:11 WIB

Polisi Usut Kasus Kematian Pria Wajah Terbungkus Plastik di Kos Bandarlampung

Senin, 9 Februari 2026 - 10:07 WIB

Satu Kolam Isinya Jenazah Semua, dr Gia Pratama Ceritakan Ngerinya Praktikum Anatomi di FK

Senin, 9 Februari 2026 - 09:50 WIB

Kurs Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.869, Intip Pergerakannya di Awal Pekan

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:00 WIB

Legenda Film Laga Willy Dozan Bicara Soal Penuaan dan Pengapuran Tulang

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:50 WIB

Kenali Modus Child Grooming Menurut KPAI: Hati-hati Jika Guru Terlalu “Dekat”

Berita Terbaru

Nasional

Polisi Samarinda Tertibkan Balap Liar, 32 Motor Diamankan

Senin, 9 Feb 2026 - 13:51 WIB

Ilustrasi Gedung KPK.

Nasional

KPK Perdalam Peran Importir terkait Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 9 Feb 2026 - 13:42 WIB