Ketika Anak Berantem dengan Teman Sebaya, Kenali Pemicunya

- Jurnalis

Sabtu, 26 November 2022 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi anak bertengkar (Pexels.com/Victoria Akvarel)

ilustrasi anak bertengkar (Pexels.com/Victoria Akvarel)

1TULAH.COM-Saat anak-anak terlibat dalam perkelahian, orang tua jangan langsung bersikap responsif. Dengan berupaya menyalahkan salah satu pihak, bukanlah hal bijaksana.

Perkelahian atau berantem antar anak-anak dalam di tempat permainan, sebaiknya dilihat dari hal positif. Bisa jadi dengan kejadian yang dialaminya ini, anak akan belajar tentang seni berinteraksi dengan orang lain di luar lingkup keluarganya.

Nah, sebaiknya dalam hal ini, para orang tua sebaiknya menggenali pemicunnya saja. Dengan demikian, bisa mengantisipasinya di kemudian hari kelak.

Apakah kamu termasuk salah satu orang tua yang senang mengajak anak ke taman bermain? Sebetulnya, pastilah merasa senang ketika melihat anak merasa gembira bermain bersama teman baru dalam wahana yang seru.

Ketika masih di rumah, banyak bayangan indah yang menghiasi pikiran kita. Misalnya saja, kita tinggal duduk manis melihat anak bermain. Atau bahkan bisa memakan camilan sembari menikmati sepoy-sepoy si angin.

Namun kenyataan yang terjadi, seringkali banyak kejadian yang bahkan tidak pernah terbayangkan, atau berada di luar dugaan, yang menyebabkan anak menangis atau bertengkar, dengan teman sebayanya. Berikut ini beberapa ulasannya!

  1. Anak tidak mau antre

Dalam taman bermain, maka mainan yang ada harus dimainkan bersama-bersama. Untuk bisa memainkan bersama-sama, maka diperlukan antre untuk memainkan suatu agar bisa menikmatinya bersama.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini 9 Januari 2026: Tertekan ke Rp16.832 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Namun anak-anak seringkali tidak sabar dalam antre, rebutan. Semuanya ingin jadi yang pertama. Oleh karena itu, sering terjadi anak yang ribut dan penyebabnya adalah tidak mau antre.

Menyikapi hal itu, maka sebagai orang tua kita harus mengajarkan anak untuk berbagi dengan orang lain. Sehingga ketika berada di taman bermain, maka anak akan mau dan terbiasa berbagi dengan orang lain.

  1. Kalah menang

Keributan yang terjadi ketika anak bermain di taman juga seringkali dipicu oleh persoalan kalah dan menang. Seolah setiap permainan merupakan suatu perlombaan.

Ketika bermain bersama dan ada anak yang dianggap kalah, maka akan diejek oleh anak yang menang. Lalu menangis dan jadi ribut.

Untuk urusan sederhana ini, sebenarnya para orang tua yang menyederhanakan. Anak-anak sangat gengsi dan sensitif hatinya. Ketika mereka diejek oleh orang lain, maka perasaan tersebut merupakan suatu perasaan yang wajar dan normal untuk dirasakan.

Sebagai orang tua, kita harus mengajarkan kepada anak kita agar supaya ketika mereka menang, maka tidak menjadikannya senang untuk mengejek teman yang kalah.

Pun ketika mereka kalah, maka jangan merasa bahwa kesempatan sudah hilang. Masih banyak peluang yang bisa untuk diusahakan.

Hal itu dilakukan agar supaya anak bisa menghargai orang lain dan agar dia tidak mudah menyerah dan patah semangat ketika menghadapi kegagalan.

  1. Geng-gengan
Baca Juga :  Draf Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme Dinilai Inkonstitusional dan Tabrak UU TNI

Sebagian anak kecil memang senang bersikap atau berperilaku geng. Yakni dirinya hanya merasa berteman dengan beberapa orang lain saja. Begitu juga yang terjadi di taman bermain.

Biasanya mereka yang datang terlebih dulu akan merasa berteman. Lalu mereka akan mengejek anak lain yang baru datang. Diceritakan seperti anak yang nakal sekali. Padahal, memang banyak terjadi.

Hal ini akan membuat mereka nampak sombong, membatasi permainan, atau bahkan berperilaku yang berbeda dengan anak yang baru datang. Anak yang baru datang tentu akan merasa sedih dan tersudutkan.

Anak yang tersudutkan biasanya akan lari kepada orang tuanya untuk mencari perlindungan. Ketika hal ini terjadi, sebagai orang tua kita harus bisa memberikan nasihat kepada anak-anak lain agar mau bermain bersama. Orang tua harus membantu anak untuk diterima dan diperlakukan dengan biasa oleh teman-temannya.

Meskipun demikian, berikan nasihat dengan cara yang baik. Karena kalau dengan cara buruk, maka orang tua dari anak-anak tersebut juga akan ikut-ikutan membela anaknya. Masalah ini akhirnya akan menjadi besar.

Jadi, itu dia beberapa pemicu keributan anak ketika berada di taman bermain. Yuk, jadi orang tua yang lebih bijak dan tegas lagi mulai dari sekarang! (Sumber: suara.com)

 

Berita Terkait

Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi
Megawati Tegaskan PDIP Tolak Pilkada Melalui DPRD: Ini Sikap Ideologis dan Konstitusional!
Apa Itu Onengan Mengadu? Layanan Baru Inspektorat Barsel yang Diresmikan Wabup Kristianto Yudha
166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru Diresmikan Prabowo
Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hapus Sanksi di Sekolah?
Heboh di Netflix! Film “Sore: Istri dari Masa Depan” Puncaki Daftar Tayangan Terpopuler Indonesia
Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026: Raphinha Jadi Bintang, Hansi Flick Pertegas Dominasi atas Real Madrid
Polisi Ungkap Bengkel Senjata Api Rakitan Ilegal di Sumedang
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:46 WIB

Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Megawati Tegaskan PDIP Tolak Pilkada Melalui DPRD: Ini Sikap Ideologis dan Konstitusional!

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:51 WIB

Apa Itu Onengan Mengadu? Layanan Baru Inspektorat Barsel yang Diresmikan Wabup Kristianto Yudha

Senin, 12 Januari 2026 - 13:37 WIB

166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru Diresmikan Prabowo

Senin, 12 Januari 2026 - 11:26 WIB

Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hapus Sanksi di Sekolah?

Senin, 12 Januari 2026 - 09:45 WIB

Heboh di Netflix! Film “Sore: Istri dari Masa Depan” Puncaki Daftar Tayangan Terpopuler Indonesia

Senin, 12 Januari 2026 - 08:17 WIB

Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026: Raphinha Jadi Bintang, Hansi Flick Pertegas Dominasi atas Real Madrid

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:26 WIB

Polisi Ungkap Bengkel Senjata Api Rakitan Ilegal di Sumedang

Berita Terbaru

Foto Gubernur Agustiar Sabran

Palangkaraya

Program Huma Betang Gubernur Agustiar Sabran Tuai Apresiasi Publik

Senin, 12 Jan 2026 - 15:07 WIB