Perlu Dukungan Pemprov, Pengembangan Kedelai Berskala Besar di Kalteng

- Jurnalis

Minggu, 13 November 2022 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan usulan warga desa Tumbang Masao, di Kabupaten Murung Raya. Foto: Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan usulan warga desa Tumbang Masao, di Kabupaten Murung Raya. Foto: Dok/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Upaya mendukung ketahanan pangan, tak hanya melalui komoditi beras. Banyak alternatif sumber karbohidrat yang bisa dikembangkan, seperti kacang kedelai.

Wakil Rakyat di DPRD Kalteng, Henry M. Yoseph berharap kepada pemda provinsi melalui dinas terkait, supaya dapat membuka peluang untuk mengembangkan tanaman kedelai berskala besar di wilayah Kalteng.

Menurut Henry, sejumlah daerah di Bumi Tambun Bungai memiliki potensi untuk mengembangkan tanaman kedelai, khususnya di wilayah DAS Barito, karena dinilai memiliki lahan cukup luas, dan didukung tanah yang subur.
“Di DAS Barito banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan tanaman kedelai skala besar, tinggal hanya bagaimana pemda meliriknya. Saya rasa disana sangat cocok untuk budidaya kedelai,” kata Henry kepada 1tulah.com, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?

Henry mengatakan, hingga sampai saat ini, untuk memenuhi kebutuhan akan kedelai, Kalteng masih mendatangkannya dari luar provinsi, karena memang daerah ini masih sangat minim pengembangan kedelai baik yang dilakukan pemda maupun masyarakat.

Baca Juga :  Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri

Sehingga, lanjutnya, hal ini bisa menjadi perhatian pemda di Kalteng, untuk dapat mulai mewacanakan membuka lahan untuk mengembangkan tanaman kedelai berskala besar di provinsi ini, sehingga kedepan Kalteng tidak lagi bergantung dengan daerah lain.

“Tidak selamanya kita selalu bergantung dengan daerah lain, kita harus bisa madiri dalam memenuhi kebutuhan pangan daerah, salah satunya kedelai. Kalau bukan dari sekarang kapan lagi. Harapan kita ini bisa menjadi perhatian pemda,” tandasnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:38 WIB

KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras

Berita Terbaru