Nelayan Lokal di Pesisir Muara Sungai Kapuas Kalah Bersaing dengan Nelayan Kalsel

- Jurnalis

Minggu, 30 Oktober 2022 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Potensi perikanan di kawasan Muara Sungai Kapuas sangat menjanjikan. Hanya saja, nelayan setempat belum bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Salah satunya penyebabnya adalah fasilitas tangkap ikan yang masih tradisional, sehingga terkadang kalah bersaing dengan nelayan lain, terutama dari daerah Kalsel.

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering berharap kepada pemda agar dapat memperhatikan masyarakat, khususnya nelayan yang ada di wilayah pesisir Muara Sungai Kapuas.

Saat ia melaksanakan reses disana khususnya di Desa Palampai, Pematang dan Bantanjung masyarakat nelayan mengharapkan adanya bantuan atau dukungan sarana dan prasarana atau fasilitas penangkap ikan dari pemda melalui istansi terkait.

Baca Juga :  Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

“Potensi perikanan di wilayah itu tergolong menjanjikan, namun sayang nelayan disana masih terkendala dari segi fasilitas atau prasaranan yang kurang memadai, makanya mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan,” kata Yohannes Fredy Ering kepada 1tulah.com, Minggu (30/10/2022).

Freddy menjelaskan, kondisi wilayah pesisir Kapuas Hulu yang yang berhadapan langsung dengan laut jawa, kerap dimanfaatkan oleh Nelayan dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pulau Jawa untuk mencari ikan di wilayah itu mengingat fasilitas dan sarana penangkap ikan yang dimilki lebih memadai.

Hal ini tentu akan merugikan masyarakat nelayan lokal di Kalteng, khususnya wilayah pesisir Muara Sungai Kapuas, karena tidak adanya dukungan fasilitas dan sarana yang mememadai maka nelayan lokal justru tidak bisa mengelola atau menikmati hasil perikanan sendiri dengan optimal.
“Jadi ini perlu mendapat perhatian serius dari pemda. Sebab, kejadian seperti ini juga sama seperti di Seruyan karena banyak nelayan dari daerah lain yang ikut menikmati potensi laut kita, tapi nelayan lokal justru tidak bisa menikmati potensi tersebut secara optimal, karena keterbatasan fasilitas dan sapras penangkap ikan,” tandasnya. (Ingkit)

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

 

 

 

Berita Terkait

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru