Menu

Mode Gelap

Berita · 12 Sep 2022 11:38 WIB

Tren Quiet Quitting dalam Dunia Kerja; Bekerja untuk Menjadikan Hidup Lebih Bermakna


 Ilustrasi: seorang pekerja menikmati suasana kerja yang menerapkan quiet quitting. (Pexels/suara.com) Perbesar

Ilustrasi: seorang pekerja menikmati suasana kerja yang menerapkan quiet quitting. (Pexels/suara.com)

1TULAH.COM-Kecendrungan bahwa pekerja kantoran yang gila kerja (workaholic) sering bermasalah secara sosial, bukanlah tipe ideal.

Hustle Culture yang menjadikan pekerja lebih banyak mengerjakan tugas-tugas kantor yang bukan menjadi jobdesc-nya, juga tidak sehat bagi mental pekerja.

Sebagai antitesa dari gila kerja dan kerja keras adalah bekerja untuk mendapatkan kehidupan lebih seimbang dan menjadikan hidup lebih bermakna.

Dengan istilah Quiet quitting yang saat ini lagi tren dalam dunia kerja.

Quiet quitting adalah istilah yang merujuk pada tren baru yang berkembang di dunia kerja belakangan ini. Tren ini dikatakan sebagai ‘perlawanan’ dari hustle culture yang seperti sudah mengakar pada kaum pekerja kota besar, yang ternyata efeknya sangat buruk untuk kesehatan mental dan fisik.

Namun sebenarnya apa arti dari quiet quitting ini?

Nah, pembahasan singkat dan padatnya bisa Anda dapatkan dalam penjelasan di poin berikut ini!

Mengenal Apa Itu Quiet Quitting

Dikutip dari The Conversation, quiet quitting merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan kebiasaan kerja yang sesuai pada jam kerja dan alokasi kerja yang telah diberikan sejak awal.

Jelas, hal ini seperti berlawanan dengan hustle culture yang membuat pekerja rela lembur atau bekerja di luar tugas utamanya.

Secara nyata, tren ini dianggap dapat membantu seseorang mendapatkan hidup yang lebih seimbang, antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Tren ini sendiri mengemuka karena efek buruk dari bekerja yang terlalu keras dirasakan banyak orang, dan memicu banyak masalah pribadi dan sosial.

Secara ideal, quiet quitting dapat memberikan kesempatan seseorang menikmati hidup di luar dunia kerja yang menjadi kewajibannya. Hal ini akan memperbaiki kualitas hidup, sehingga kinerjanya di dunia profesional berangsur-angsur membaik dan ekosistem dunia kerja juga semakin teras positif.

Lalu Apa Manfaatnya?

Seperti yang sedikit disinggung dalam poin sebelumnya, tren ini menekankan pada work-life balance sehingga muncul keseimbangan pada kehidupan seseorang.

Namun tak hanya itu saja, beberapa poin di bawah ini bisa menjadi manfaat yang diperoleh seseorang ketika menerapkan tren tersebut.

  1. Bekerja Lebih Efektif

Tren ini menekankan pada jam kerja yang sesuai dan penyelesaian tugas yang telah diberikan sesuai dengan job desc. Maka dari itu, seseorang akan dapat bekerja lebih efektif, karena waktu yang dimilikinya benar-benar digunakan dalam rangka penyelesaian tugas yang telah diberikan, dan bukan menyelesaikan tugas lain yang sebenarnya tidak menjadi tanggung jawabnya.

  1. Kualitas Hidup Meningkat

Seiring berjalannya waktu, porsi kerja dan mengurus kehidupan pribadi akan terpisahkan dengan jelas. Hal ini akan membuat kualitas hidup seseorang meningkat karena mereka juga memiliki waktu untuk kehidupan pribadinya.

Ingat, walaupun seseorang berstatus pegawai, orang tersebut tetap manusia dengan segala kebutuhan pribadi yang dimilikinya.

  1. Terhindar dari Burnout

Burnout adalah kondisi buruk yang bisa terjadi di dunia kerja karena terlalu banyak menghabiskan waktu di kantor untuk bekerja. Eksploitasi yang terus menerus akan membuat seseorang benar-benar ‘habis’, dan tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Ketika menerapkan tren quiet quitting ini, seseorang bisa terhindar dari burnout karena jam dan porsi kerjanya lebih terjaga.

Itu tadi ulasan singkat mengenai tren quiet quitting. Quiet quitting adalah tren yang dianggap efektif untuk diterapkan di dunia kerja. Tapi bagaimana menurut Anda sendiri? (sumber: suara.com)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan di Asrama Polisi

26 September 2022 - 10:18 WIB

Polisi masih selidiki penyebab ledakan di Asrama Polisi (suara.com)

Viral Suara Pengamen Bawakan Lagu Bon Jovi, Warganet : Keren Suaranya

26 September 2022 - 09:40 WIB

Viral pengamen mirip vokalis Bon Jovi (tangkapan youtube)

Tukang Ojek dan Nelayan Bakal Terima Bansos, Pencairan Oktober-Desember, Lengkapi Syarat-syaratnya Ini

26 September 2022 - 08:36 WIB

Sadis, Polwan BNN Diduga Aniaya dan Sekap Perempuan

26 September 2022 - 08:33 WIB

Ilustrasi - polwan BNN diduga aniaya dan sekap perempuan (suara.com)

Kejurda Grasstrack 2022 Barsel, Jaring Pebalap Lokal di Ajang Porprov 2023

26 September 2022 - 08:25 WIB

Berteman dengan 4 Zodiak Ini, Dijamin deh Selalu Riang Gembira

26 September 2022 - 07:50 WIB

Trending di Berita