Menu

Mode Gelap

Berita · 30 Agu 2022 14:55 WIB

2 Pelaku Anirat Operator Gredeer Berhasil Dibekuk Polisi di Tempat Persembunyiannya


 Kedua pelaku anirat saat berhasil diamankan dari persembunyiannya di dalam hutan Desa malungai Kecamatan Gunung Bintang Awai.Foto.Deni/1tulah.com Perbesar

Kedua pelaku anirat saat berhasil diamankan dari persembunyiannya di dalam hutan Desa malungai Kecamatan Gunung Bintang Awai.Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM,MUARA TEWEH– Dua pelaku penganiayaan berat (anirat) Cunglai alias Acong(40) dan Ardianto alias Lora akhirnya berhasil dikebuk polisi.

Keduanya diamankan tim gabungan Satreskrim Polres Barut, Polsek Gunung Timang, Polsek Gunung Bintang Awai, dari tempat persembunyian mereka, di Desa Malungi, Kecamatan Gunung Bintang Awai,Kabupaten Barito Selatan,pada Selasa 30 Agustus 2022, pukul 02.00 dini hari.

Penangkapan kedua pelaku yang sempat buron ini di pimpin langsung Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Wahyu Setiyo Budiarjo.

“Mereka sembunyi di hutan usai melakukan penganiayaan berat terhadap korban. Tim saat melakukan penangkapan harus berjalan 4 kilometer menuju pondok tempat keduanya sembunyi,” kata AKP Wahyu Setiyo Budiarjo kepada 1tulah.com, Selasa siang.

Malah saat hendak ditangkap, sambung Wahyu, kedua pelaku sempat hendak melawan. Namun dengan penangkapan humanis kedua pelaku akhirnya menyerahkan diri.

“Kita juga berterima kasih pihak keluarga sudah membantu memberi informasi keberadaan kedua pelaku, sehingga keduanya berhasil diamankan,” kata AKP Wahyu.

Lalu apa motifnya? Menurut pengakuan kedua pelaku, mereka (Acong dan Lora) tersinggung, karena dilarng melintas di jalan yang tengah diperbaiki.

“Acong terlebih dahulu membacok korban, Gaduk dan disusul oleh Lora menyerang korban menggunakan parang,” terang Kasat Reskrim.

Atas perbuatannya, kedua pelaku pasal 170 dan 354 penganiayaan secara bersama-sama maupun penganiayaan berat mengakibatkan orang lain cacat seumur hidup dengan penjara paling lama 8 tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya, Cunglai alia Acong  ( 40) warga Desa Batu Raya I, dan Ardianto alias Lora warga Desa Ngurit, Kecamatan Gunung Bintang Awai, kabupaten Barito Selatan, membacok operator Gredeer, bernama Gaduk,  saat bekerja memperbaiki jalan di Desa Batu Raya 1.

Keduanya saat itu diminta bersabar untuk tidak melintas karena ada perbaikan jalan. Namun karena tersinggung, kedua pelaku langsung menyerang korban menggunakan pisau dan parang, pada tanggal 14 Agustus 2022, sore.

Akibat serangan keduanya, pelaku menglami luka dibagian kepala, dan tangan, terutama pada empat jari tangan korban putus.

usai menganiaya korban, keduanya lalu melarikan diri. PIhak Polres barito Utara pun sempat mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) kepada kedua pelaku. Namun pelarian keduanya berakhir, Senin 30 Agustus 2022. Para pelaku dibekuk petugas di tempat persembunyiannya di kawasan hutan Desa Malungai, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan.(*)

Artikel ini telah dibaca 2.390 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan di Asrama Polisi

26 September 2022 - 10:18 WIB

Polisi masih selidiki penyebab ledakan di Asrama Polisi (suara.com)

Viral Suara Pengamen Bawakan Lagu Bon Jovi, Warganet : Keren Suaranya

26 September 2022 - 09:40 WIB

Viral pengamen mirip vokalis Bon Jovi (tangkapan youtube)

Tukang Ojek dan Nelayan Bakal Terima Bansos, Pencairan Oktober-Desember, Lengkapi Syarat-syaratnya Ini

26 September 2022 - 08:36 WIB

Sadis, Polwan BNN Diduga Aniaya dan Sekap Perempuan

26 September 2022 - 08:33 WIB

Ilustrasi - polwan BNN diduga aniaya dan sekap perempuan (suara.com)

Kejurda Grasstrack 2022 Barsel, Jaring Pebalap Lokal di Ajang Porprov 2023

26 September 2022 - 08:25 WIB

Berteman dengan 4 Zodiak Ini, Dijamin deh Selalu Riang Gembira

26 September 2022 - 07:50 WIB

Trending di Berita