Ini Penjelasan SPBU Perusda Terkait Keluhan Warga Soal Pelangsir

- Jurnalis

Sabtu, 16 Juli 2022 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis pengelola SPBU Perusda terkait keluahan warga adanya pelangsir. Foto.tangkapan layar

Rilis pengelola SPBU Perusda terkait keluahan warga adanya pelangsir. Foto.tangkapan layar

1TULAH.COM, MUARA TEWEH– Adanya protes warga terkait antrian pelangsir, SPBU Perusda langsung merespon.

Dalam rilisnya SPBU Perusda menanggapi keluahn warga di media sosial facebook mengatakan, komitmen pendirian perusda adalah untuk melayani masyarakat Barito Utara yang memerlukan BBM.

Selama ini berjalan lancar. Setiap hari SPBU relatif tersedia produk-produk BBM seperti Pertamax, Pertalite dan Dexlite tanpa antri. Dibuka dari pukul 07.00 WIB s/d 17.00 WIB dan buka lagi pukul 18.15 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Baca juga : Warga Muara Teweh Mengeluh, SPBU Perusda Dipadati Pelangsir

Baca Juga :  Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Pihak SPBU Perusda saat menayangkan rilisnya melalui akun facebook, merinci, khusus untuk pembelian pertalite buka dari pukul 14.00 WIB sampai dengna 17.00 WIB. malam hari tutup, dan dilanjutkan penjualan esok hari sampai stok kosong.

Pembeli hanya diperbolehkan melakukan pembelian satu kali dalam sehari.

Pembelian BBM bersubsidi dilakukan pembatasan, motor sebanyak Rp 75 ribu dan Mobil Rp 250 ribu tanpa terkecuali.

Pihak SPBU juga mengajak semua warga bersama-sama melihat dn mengawasi apakah SPBU Perusda ada melakukan penyelewenagn penjualan BBM bersubsidi.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Terkait tudingan saudara MAD pengelola SPBU Perusda menyatakan, semua yang datang ke SPBU adalah masyarakat Barito Utara yang berhak mendapatkan BBM jenis Pertalite dengan jatah yang sama sesuai harga HET dari pertamina dan juga maksimal literan yang sama.

Dan wajar saja jika barnag sedikit, harga murah, peminat banyak maka antrian panjang.

Pihak peeeenglola SPBU juga membuak diri, jika ada yang butuh penjelasan lebih lanjut untuk memberi penjelasan lebih detail. (*)

 

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru