Kebiasaan Orangtua Membandingkan Rapor Anak Sebaiknya Dihilangkan, Ini Alasannya Menurut Kak Seto

- Jurnalis

Senin, 27 Juni 2022 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati Anak Seto Mulyadi alias Kak Seto.foto suara.com

Pemerhati Anak Seto Mulyadi alias Kak Seto.foto suara.com

1TULAH.COM-Semua orangtua pasti menginginkan anaknya menjadi yang terbaik, terlebih dalam bidang akademik. Seperti saat ini di akhir tahun pelajaran sekolah.

Di mana saatnya pihak sekolah mengeluarkan rapor atau evaluasi anak selama satu semester. Tentu tidak semua anak memperoleh nilai akademik yang bagus.

Tetapi, kebiasaan yang sering kali dilakukan oleh orangtua adalah membandingkan nilai rapor anaknya. Kebiasaan ini sebaiknya harus dihilangkan.

Pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto meminta orangtua untuk berhenti membandingkan nilai rapor anak dengan temannya. Apa bahayanya?

Liburan sekolah kenaikan kelas sudah dimulai. Artinya, kebanyakan siswa juga sudah menerima rapor hasil pembelajaran selama satu tahun terakhir.

Seperti apa pun nilai sekolah anak-anak, orangtua diingatkan tidak membandingkannya dengan prestasi akademis anak maupun saudara lain.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Kak Seto mengatakan bahwa sering membandingkan nilai akademis anak justru bisa mematikan semangat belajarnya.

“Itu bisa mematikan semangat belajar karena dia merasa gagal, tidak mampu di bidang pendidikan, jadi merasa bodoh, putus asa, dan tidak termotivasi sama sekali. Malah dia akan semakin menjauh dari mata pelajaran dan akhirnya semakin mundur,” ujar pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut kepada suara.com, Minggu (26/6/2022).

Hal terburuk lainnya, anak juga bisa jadi mencari kegiatan lain yang negatif sebagai pelampiasan agar bisa diperhatikan. Misalnya, lanjut Kak Seto, merundung teman-temannya yang sukses di bidang akademi atau mencoba hal-hal yang menyimpang, seperti kebut-kebutan di jalan hingga ikut tawuran.

Kak Seto mengingatkan bahwa inti dari pendidikan ialah menghargai semua potensi kecerdasan anak. Setiap anak memiliki keunikan, otentik, dan tidak terbandingkan.

Baca Juga :  Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

“Pemahaman cerdas itu luas, bisa dibidang akademik, tapi bisa juga di bidang non akademik, itu namanya tetap cerdas. Bisa cerdas musik, nyanyi, gambar, cerdas menari, cerdas olahraga, itu yang harus disadarkan kepada para orang tua dan oleh para guru,” ujar Kak Seto.

Menurut Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) tersebut, setiap murid tidak harus mendapatkan nilai akademis hingga 90. Orangtua juga guru cukup memastikan anak-anak mampu mencapai standar minimal nilai yang sudah ditentukan.

“Jadi guru harus melihat dan bicara dengan orangtua, kalau nilai anak tidak terlalu bagus, enggak apa-apa, enggak usah marah, yang penting standar minimalnya bisa tercapai,” pesan Kak Seto.(Dikutip dari suara.com)

Berita Terkait

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Berita Terbaru