1tulah.com, MUARA TEWEH– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara ternyata tak tinggal diam terkait adanya laporan dugaan tercemarnya sumber air bersih di Desa Jangkang Baru di Kecamatan Lahei Barat, Barito Utara, Kalimantan Tengah.
“Iya kami sudah dapat info terkait itu, bhakn anggota dewan H tajeri juga sudah menginfokan ke kami. Kita sudah ambil langkah dengan menyurati pihak perusahaan PT Arsy Nusantara. Kita lihat saja jika sampai selasa besok mereka tidak datang, kami segera turun lapangan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Edy Nugroho kepada 1tulah.com, Minggu (15/5/2022).
Edy Nugroho menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam, jika ada laporan dan informasi selalu ditindaklanjuti.
“Kita lakukan prosedural dulu, memanggil melalui surat nanit juga pasti akan turun ke lapangan,” kata dia.
Seperti diberitakan, sumber air bersih di Desa Jangkang Baru diduga tercemar dampak dari aktifitas pertambangan salah satu perusahaan.
Plt Kepala Desa Jangkang Baru Alfia Rahman dikonfirmasi 1tulah.com mengatakan, pemerintahan desa sebenarnya sudah melakukan berbagi upaya mengatasi sumber air tercemar.
Hal dilakukan, melakukan koordiansi dengan perusahaan PT Asry Nusantara. Didapatlah solusi untuk mengolah sumber air untuk segala keperluan dengan cara membuat sumur bor di beberapa titik.
“Pihak perusahaan sebenarnya bertanggung jawab penuh dengan aktifitas mereka selama ini. Dan sebelum ada laporan dari orang-orang tersebut, perusahaan sudah melaksanakan kewajiban membuat sumur bor dan sudah berjalan. Namun semua pasti butuh waktu, tidak semudah membalik telapak tangan,” kata dia.(*)










![Menteri Luar Negeri Sugiono. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/01/menlu-sugiono-225x129.jpg)


![Menteri Luar Negeri Sugiono. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/01/menlu-sugiono-360x200.jpg)








