Polisi Salah Identifikasi 2 Orang Pengeroyok Ade Armando

- Jurnalis

Kamis, 14 April 2022 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat media sosial, Ade Armando dikeroyok hingga ditelanjangi saat menghadiri aksi 11 April di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

Pegiat media sosial, Ade Armando dikeroyok hingga ditelanjangi saat menghadiri aksi 11 April di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

1tulah.com – Meski memilik perangkat canggih untuk mendidentifikasi pelaku, ternyata polisi masih saja bisa salah.

Hal ini ketika Polda Metro jaya keliru mengidentifikasi pelaku penggeroyokan pegiat meia sosial Ade Armando.

Ketika itu, polisi keliru mengidentifikasi Abdul Manaf dan Try Setia Budi Purwanto sebagai pelaku pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI). Malah foto keduanya bahkan sudah disebarkan polisi sebagai buron serta viral di media sosial.

Padahal saat aksi terjadi, mereka tengah berada di daerahnya masing-masing. Kekeliruan identifikasi ini cukup mengejutkan mengingat kepolisian sudah memakai teknologi canggih berupa face recognition. Teknologi tersebut dapat diaplikasikan karena peristiwa pengeroyokan terekam jelas dalam foto maupun video yang viral di media sosial.

Kepolisian kemudian bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan identitas lengkap terduga pelaku. Polisi pun berhasil mengidentifikasi enam orang sebagai tersangka pengeroyokan, termasuk sebelumnya Abdul Manaf dan Try Setia Budi Purwanto.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja, Sekda Barsel Cek Sarpras di RSUD Jarse Buntok

Seperti di lansir suara.com (media jaringan 1tulah.com) Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan, mengakui kepolisian keliru dalam mengidentifikasi terduga pelaku. Hal itu karena kurang akuratnya teknologi face recognition. Faktor lain yakni para pelaku mengenakan penutup kepala sehingga wajahnya sulit dikenali saat tertangkap CCTV dan kamera amatir.

“Karena orang yang kami duga pelaku itu menggunakan topi, teknologi face recognition Polda Metro Jaya tingkat akurasinya tidak 100 persen,” kata Zulpan dalam keterangannya, Rabu (13/4/2022) malam.

Dari pemeriksaan, Abdul Manaf diketahui bukan pelaku pengeroyokan setelah polisi mendatangi rumahnya di Karawang. Saat kejadian, Abdul ternyata berada di Karawang. Adapun Try Setia Budi Purwanto, warga Kabupaten Way Kanan, Lampung, juga tidak terbukti sebagai pelaku pengeroyokan Ade Armando. Budi bahkan terkejut saat melihat fotonya tersebar sebagai buron kepolisian.

Baca Juga :  WASPADA! Penyakit Kronis Ini Rentan Kambuh di Minggu Pertama Lebaran

Budi mengaku sedang berada di Way Kanan, Lampung saat demo berlangsung. Pengakuan Budi diperkuat keterangan kepala kampung serta kepolisian setempat. Polda Metro akhirnya meralat keterangan sebelumnya dan memastikan Budi bukan pelaku pengeroyokan. Hingga kini, Polda Metro Jaya baru menangkap tiga dari enam orang tersangka pengeroyok Ade Armando. Mereka adalah Komarudin, M Bagja, dan Dhia Ul Haq.

Adapun tiga pelaku lain yang masih buron yakni Ade Purnama, Abdul Latip, dan seorang yang belum teridentifikasi. Kepolisian juga menangkap satu orang di luar enam pengeroyok Ade Armando karena dugaan memprovokasi saat kejadian. Pelaku bernama Arief Pardiani ditangkap di wilayah Jakarta pada Rabu (13/4/2022).(*)

Berita Terkait

Hari Pertama Kerja, Sekda Barsel Cek Sarpras di RSUD Jarse Buntok
Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an
Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 06:53 WIB

Hari Pertama Kerja, Sekda Barsel Cek Sarpras di RSUD Jarse Buntok

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 13:27 WIB

Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an

Senin, 15 April 2024 - 13:11 WIB

Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka

Berita Terbaru

Tim bola voli Korea Selatan Red Sparks tiba di Jakarta (sumber: suara.com)

Olahraga

Tiba di Jakarta, Red Sparks Siap Hadapi Indonesia All Star

Rabu, 17 Apr 2024 - 05:16 WIB