Bulan Ramadhan Segera Tiba, Dewan Kalteng Minta Pemda Memperketat Pengawasan Harga Sembako

- Jurnalis

Rabu, 16 Maret 2022 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan usulan warga desa Tumbang Masao, di Kabupaten Murung Raya. Foto: Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan usulan warga desa Tumbang Masao, di Kabupaten Murung Raya. Foto: Dok/1tulah.com

1tulah.com,PALANGKA RAYA-Bulan Suci Ramadhan kurang beberapa pekan lagi. Harga kebutuhan pokok yang sekarang ini sudah terbilang tinggi, dikhawatirkan akan mengalami kenaikan.

Oleh karena itu Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph, meminta kepada pemda melalui instansi terkaitnya agar dapat memperketat pengawasan terhadap kebutuhan pokok di pasaran,  guna menekan potensi kelangkaan ataupun kenaikan harga.

“Pemerintah harus dapat memastikan harga kebutuhan pokok dipasaran tidak dijual melebih HET saat permintaan diperkirakan naik. Karena itu, pengawasan perlu dilakukan secara rutin,” kata Anggota DPRD Kalteng Henry M Yoseph kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Dukung Penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Dia menjelaskan, dengan pengawasan secara rutin pemerintah dapat mengetahui sejauh mana ketersediaan stok pangan di pasaran apakah mencukupi atau tidak dan juga harga masih stabil atau terjadi kenaikan, sehingga langkah-langkah antisipasi jika terjadi kelangkaan atau kenaikan harga dapat segera dilakukan.

“Tentu harapan kita semua itu dapat diantisipasi semenjak dini, agar masyarakat tidak menjadi korban oleh oknum-oknum nakal yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih, apalagi sekarang ditengah pandemi tentu perekonomian masyarakat juga masih terdampak,” jelasnya.

Baca Juga :  Polri Jadwalkan Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Penghinaan Suku Toraja

Dia menegaskan, jangan sampai setiap menjelang hari besar keagamaan, selalu terjadi kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok dipasaran. Pemerintah harus dapat menangani hal tersebut dengan baik dan maksimal, sehingga masyarakat tidak terbebani akan hal itu.

“Pemerintah daerah harus dapat menjaga pasokan butuhan pokok dan juga pergerakan harga yang terjadi dilapangan. Oknum-oknum yang memanfaatkan situasi jangan sampai luput dari pantaun, jika ditemui berikan sanksi sesuai ketentuan,” tandasnya.(Adi)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Barut Apresiasi Penetapan UMK Tertinggi di Kalteng
KPK Periksa Ulang Budi Karya Sumadi Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani
Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki
Stop Kriminalisasi! Komnas HAM Temukan Keterlibatan Aparat Prematur di Sengketa Tanah
Harga Minyak Dunia Tembus $108: Selat Hormuz Ditutup, APBN Indonesia Siaga Satu!
Instruksi Mendagri! Gubernur hingga Wali Kota Wajib Siaga di Daerah Saat Idulfitri 1447 H
Di Ramadan 1447 H, Dewan Haji Tajeri Bagikan 1.000 Lebih Paket Zakat Harta ke Masyarakat Barut

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:08 WIB

Ketua Komisi III DPRD Barut Apresiasi Penetapan UMK Tertinggi di Kalteng

Senin, 9 Maret 2026 - 18:58 WIB

KPK Periksa Ulang Budi Karya Sumadi Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA

Senin, 9 Maret 2026 - 18:02 WIB

Pemkab Murung Raya Komitmen Perkuat Pertanian Lewat Raperda Kelompok Tani

Senin, 9 Maret 2026 - 16:10 WIB

Jalan di Barito Selatan Rusak Parah, DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Pemda Segera Perbaiki

Senin, 9 Maret 2026 - 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus $108: Selat Hormuz Ditutup, APBN Indonesia Siaga Satu!

Senin, 9 Maret 2026 - 05:51 WIB

Instruksi Mendagri! Gubernur hingga Wali Kota Wajib Siaga di Daerah Saat Idulfitri 1447 H

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:49 WIB

Di Ramadan 1447 H, Dewan Haji Tajeri Bagikan 1.000 Lebih Paket Zakat Harta ke Masyarakat Barut

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:32 WIB

Buntut Vonis Bebas Delpedro, Menko Yusril: Jika Alat Bukti Lemah, Aparat Jangan Memaksa

Berita Terbaru