Pelaku Kekerasan terhadap Perempuan Anak Pantas Mendapat Hukuman Setimpal, Ini Alasanya Menurut Srikandi PDI P Kalteng

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2022 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maryani Sabran, anggota DPRD Kalteng dari Fraksi PDI Perjuangan

Maryani Sabran, anggota DPRD Kalteng dari Fraksi PDI Perjuangan

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Kekerasan terhadap perempuan dan anak kerap kali justru dilakukan oleh orang terdekat. Hal ini harus benar-benar diwaspadai. Dalam hal ini masyarakat sekitar pun harus turut mengawasi lingkungan sekitar dari berbagai tindak kekerasan ini.

“Jangan sampai tidak perduli atau bersikap apatis masa bodoh, masyarakat turut bertanggung jawab untuk menantisipasi terjadinya tindak kekerasan di sekitarnya,”kata Anggota DPRD Kalteng Maryani Sabran kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Minggu (13/3/2022).

Maryani mengatakan setiap pelaku kekerasan terhadap anak dan perempuan harus dihukum setimpal sesuai dengan perbuatannya terlebih kekerasan yang dilakukan itu hingga mengakibatkan kematian.

Baca Juga :  37 Ribu Siswa Jadi Korban Keracunan MBG, Pengelola SPPG Bisa Terancam Jerat Pidana

“Kekerasan yang dilakukan itu dapat mengganggu psikologis anak maupun perempuan, jadi hukum seberat-beratnya para pelaku itu, apalagi sampai korban meninggal dunia,” ucapnya.

Ia meminta aparat penegak hukum ataupun instansi terkait yang menangani kasus kekerasan kepada anak dan perempuan supaya dapat menindak tegas setiap pelaku perbuatan tersebut, siapa pun itu jangan sampai dibiarkan ada di Kalteng.

Setiap tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan akan berdampak buruk bagi masa depan generasi penerus di Indonesia, khususnya Kalteng, oleh karenanya pemerintah maupun pihak lainnya harus dapat memperhatikan hal ini.

“Sebab tindakan kekerasan ini dapat merusak mental dan kami juga sebagai wakil rakyat tidak akan membiarkan kasus seperti ini terjadi secara terus menerus khususnya di Kalteng,” tuturnya.

Baca Juga :  Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Ia juga mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat supaya senantiasa dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap anggota keluarga. Sehingga, itu bisa menghindari dari ancaman yang dapat membahayakan, baik untuk anak maupun kaum perempuan.

“Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan ini harus dapat kita tekan dengan baik dan maksimal, supaya generasi penerus bangsa ini masa depannya akan lebih cerah,” tutup Srikandi PDI Perjuangan ini. (Adi)

Berita Terkait

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour
Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah
Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:32 WIB

DPRD Barito Utara Bahas Penganggaran Tahun Jamak dan Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10

Berita Terbaru