Hanya Menguntungkan PBS, Ruas Pulang Pisau-Kuala Kurun Sebaikan Dijadikan Jalan Negara

- Jurnalis

Rabu, 2 Maret 2022 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IIVDPRD Kalteng Lohing Simon. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi IIVDPRD Kalteng Lohing Simon. Foto:Dok/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA- Pengalokasian anggaran melalui APBD Provinsi Kalteng untuk mendanai perbaikan ruas Pulang Pisau-Kuala Kurun sebaiknya ditinjau ulang. Sebabnya, selama ini yang diutungkan dari peningkatan ruas tersebut adalah perusahaan perkebunan swasta (PBS).

Menurut Ketua Komisi II Lohing Simon,  tidak ada salahnya jika memang Pemprov Kalteng menyerahkan jalan provinsi tersebut ke pemerintah pusat, mengingat jalan itu banyak digunakan PBS dan mereka pun membayar pajak ke pemerintah pusat bukan ke daerah.

Ia meminta kepada pemerintah khususnya Provinsi Kalteng supaya dapat tetap fokus meningkatkan Jalan Palangka Raya-Kuala Kurun yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, ketimbang membuka jalan baru dari Pulang Pisau menuju Gunung Mas, lebih baik memperbaiki jalan yang ada terlebih dahulu. Kemudian, jika memang ada niat dari pemerintah pusat ingin membantu membuka jalan baru tersebut, lebih baik ditunda terlebih dahulu.

Baca Juga :  Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

“Saya pikir wacana membuka jalan baru itu tidak terlalu mendesak, jika memang ada niat pemerintah pusat membantu ya lebih baik membantu memperbaiki atau meningkatkan Jalan Palangka Raya-Kuala Kurun saja,” kata Lohing kepada 1tulah.com, Selasa (1/3/2022).

Ditambahkannya, membuka jalan baru tentu memerlukan dana atau anggaran yang cukup besar. Baik itupembangunan maupun pembebasan lahan. Sedangkan, kondisi Jalan Palangka Raya-Kuala Kurun masih jauh dari kata baik, dari segi kapasitas yang hanya mampu menahan beban kurang dari 8 ton.

Baca Juga :  Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

“Apalagi jalan itu masih terhubung dari Pulang Pisau ke Gunung Mas. Saran kami lebih baik anggarannya diperuntuhkan untuk memperbaiki jalan yang ada, atau pemprov bisa menyerahkan jalan provinsi tersebut ke pemerintah pusat supaya peningkatannya bisa menggunakan APBN,” jelasnya.

Ia mengatakan, apabila memang jalan itu sudah memadai dari segi kualitas mampu menahan beban diatas 10 ton tidak ada salahnya membuka jalan baru. “Tapi jika belum memadai lebih baik fokus saja membenahi jalan yang ada itu,” pungkasnya.(Adi)

 

Berita Terkait

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB