Kabijakan HET Minyak Goreng Rp11.500/Liter, Dewan Kotim Minta Masyarakat Ikut Mengawasi

- Jurnalis

Senin, 21 Februari 2022 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kotim, Paisal Darmasing (kanan)
Foto: Fitri / 1tulah.com

Anggota DPRD Kotim, Paisal Darmasing (kanan) Foto: Fitri / 1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT-Kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng yang ditetapkan oleh pemerintah pusat adalah Rp11.500 / liter. Harga ini seharusnya berlaku dari pusat hingga daerah.

Oleh karena itu, anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Paisal Darmasing meminta agar harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng sebesar Rp 11.500,- per liter yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Pusat harus di kawal sampai ketingkat daerah.

Dalam hal ini, masyarakat pun harus ikut terlibat untuk mengawasinya. “Kebijakan ini sangat membantu masyarakat yang ekonominya kurang mampu, jika tidak dikawal dengan serius maka sangat disayangkan,” kata Paisal kepada 1tulah.com di Sampit, Senin (21/2/2022).

Baca Juga :  Waduh! APBN Tekor Rp. 77.3 Triliun di Semester I 2024

Menurut Paisal, sudah menjadi tugas pemerintah daerah mengawal, melaksanakan serta mendukung kebijakan pemerintah pusat yang baru-baru ini kembali menetapkan HET minyak goreng sebesar Rp. 11.500/liter.

“Karena itu pemerintah daerah wajib mengawasi kebijakan itu supaya benar-benar dinikmati dan dirasakan masyarakat secara menyeluruh,” jelas Paisal.

Legislator PDI- Perjuangan ini mendorong pemerintah daerah setempat harus bertindak tegas di lapangan, jika lebih dari HET maka harus berani memberikan sanksi kepada para pengusaha atau pemilik toko.

Karena kata dia dasarnya sudah jelas, tidak boleh menjual di atas HET, sehingga bila masih ada yang menjual di atas HET siap-siap ditindak.

Baca Juga :  Nama Kajari Barito Utara Dicatut Penelpon Gelap

Ia menambahkan, pemerintah daerah harus melakukan cek ke pasar-pasar atau ke toko swalayan yang ada di Kotim, apakah mereka sudah menerapkan harga baru atau belum.

Karena kata dia beberapa waktu lalu mereka melakukan sidak ke pasar dan swalayan bahkan ke pabrik minyak goreng di daerah Bagendang, hasilnya memang sejumlah tempat yang didatangi masih ada minyak goreng yang dijual di atas HET dengan alasan menghabiskan stok lama.(Fit).

Berita Terkait

Peduli Pers, Dandim 1013/Mtw Terima Penghargaan dari PWI
Pemkab Murung Raya Belajar ke Jember Masalah Tanaman Kopi dan Kakao
Indonesia Termasuk Negara Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Setara 4.800 Candi Borobudur!
Kamal Haasan Kembali Beraksi di Indian 2! Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya
Olimpiade Paris 2024: Momen Bersejarah Kesetaraan Gender Penuh Disambut Atlet Perempuan!
DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Penyempurnakan Struktur Perangkat Daerah
Terbuka dan Akuntabel: Pemkab Barito Utara Libatkan DPRD dalam Penyusunan APBD 2025
Katy Perry Kembali dengan Album Baru Bertajuk “143”, Penuh Semangat dan Cinta!

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Peduli Pers, Dandim 1013/Mtw Terima Penghargaan dari PWI

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:31 WIB

Pemkab Murung Raya Belajar ke Jember Masalah Tanaman Kopi dan Kakao

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:58 WIB

Indonesia Termasuk Negara Penyumbang Sampah Terbesar di Dunia, Setara 4.800 Candi Borobudur!

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:50 WIB

Kamal Haasan Kembali Beraksi di Indian 2! Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:22 WIB

DPRD dan Pemkab Barito Utara Sepakati Penyempurnakan Struktur Perangkat Daerah

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:19 WIB

Terbuka dan Akuntabel: Pemkab Barito Utara Libatkan DPRD dalam Penyusunan APBD 2025

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:31 WIB

Katy Perry Kembali dengan Album Baru Bertajuk “143”, Penuh Semangat dan Cinta!

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:15 WIB

Pj Bupati Barito Timur Raih Prestasi dan Catatan Penting di Evaluasi Triwulan III 2024!

Berita Terbaru

Oplus_0

Berita

Peduli Pers, Dandim 1013/Mtw Terima Penghargaan dari PWI

Sabtu, 13 Jul 2024 - 16:23 WIB