Dinas Lingkungan Hidup Barito Selatan Kembangkan Sistem TPST

  • Bagikan
Nanang Shalahuddin. Foto: Alifansyah/1tulah.com.

1tulah.com, BUNTOK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Selatan, Kalimantan Tengah tahun ini akan mengembangkan sistem Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), karena beberapa masyarakat setempat masih ada saja yang membuang sampah sembarangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, B3, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Nanang Shalahuddin kepada wartawan, Jumat (14/01) di Buntok.

Ia mengatakan, TPST sendiri adalah tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pengolahan, dan pemprosesan akhir.

Ia melanjutkan, untuk saat ini proses penanggulangan sampah di Kota Buntok di hilir ada TPS sanitary landfill dan di hulu sampah dikelola oleh TPS3R yang merupakan swadaya dari masyarakat di setiap RT dan RW.

Ia mengungkapkan, TPS di Kota Buntok sekarang telah berkurang Ada beberapa TPS yang sudah ditutup sampai ada TPS yang melebehi kapasitas.

“Program kami ingin menambah beberapa TPS, tapi berupa TPST,” katanya.

“Untuk mewujudkan itu, kami masih terkendala anggaran dan lahan untuk lokasi TPST tersebut,” ujar Nanang Shalahuddin.

Ia sudah berkordinasi dengan dinas terkait untuk pengadaan lahan TPST di tiga kelurahan; Kelurahan Buntok Kota, Hilir Sper, dan Jelapat.

“Alhamdulillah Dinas terkait sudah mulai survei lahan-lahan yang akan dijadikan lokasi TPST tersebut,” katanya.

Menurutnya, jumlah sampah tidak mungking berkurang dengan bertambahnya jumlah penduduk, sedangkan biaya penanganannya dari tahun ke tahun cenderung tetap.

Biayannya yang tetap ini, tidak bisa menambah petugas kebersihan untuk menangani permasalahan sampah ini.

“Mudah-mudahan saja program ini cepat terealisasi, agar permasalahan sampah di daerah kita bisa teratasi, dan kota kita bisa bersih dari sampah,” kata Nanang Shalahuddin. *

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *