Mengaku Kebal Senjata Tajam, Warga Desa Tongka ini Terkapar Ditusuk

Foto : korban saat diberikan pertolongan pertama di Puskesmas

1tulah.com, BUNTOK – : Ismo Jioni (24) seorang petani warga Desa Tongka, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang mengaku kebal terhadap berbagai senjata tajam akhirnya luka, akibat dibacok Asep Bin Ahmad Supiyani (22), pengangguran warga Desa Danau, Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Gunung Bintang Awai, Barito Selatan Kalimantan Tengah, Iptu Rahmat Saleh Simamora kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Minggu (26/12/2021).

Kapolsek mengungkapkan, awal muka perisiwa bermula, pada Hari Sabtu (25/12/2021) Pukul 19.00 Wib malam, di Jalan Negara Ampah-Muara Teweh, Desa Bipak Kali, Rt  005 Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan.

Saat itu korban Ismo Jioni bertamu dirumah ibu Dia. Mereka duduk bersama dan terlibat obrolan dengan saudara Madi, Indang, saudari Kartina dan Dewi. Tidak lama datanglah pelaku yang juga menantu dari ibu Dewi.

Kemudian terjadi percakapan antara korban dengan pelaku.

Korban, lanjutnya bercerita kepada pelaku, kalau dia memiliki ilmu kebal terhadap senjata tajam dan tidak mempan bila dibacok.

Tidak lama kemudian pelaku pergi dan mengambil sebilah senjata tajam jenis parang dirumah orang tuanya yang lokasinya bersebelahan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah pelaku datang langsung  mendatangi korban tengah asyik duduk menghadap kearah dapur rumah saudari Dia.  Pelaku berdiri di samping kanan korban, selanjutnya pelaku langsung membacok korban menggunakan sebilah parang yang dipegang menggunakan tangan kiri, lalu mengenai punggung sebelah kiri korban sebanyak satu kali.

Tebasan pisau mengakibatkan korban mengalami luka robek sepanjang 5 Cm,.

“Setelah itu korban langsung berlari kearah dapur dan ditolong oleh para saksi lalu dilarikan ke Puskesmas Patas. Sedangkan pelaku langsung pergi ke rumah keluarganya di Desa Patas I,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, tindakan yang dilakukan pihak kepolisian yaitu menerima laporan dari masyarakat, mendatangi TKP, membuat Sket TKP, mengamankan barang bukti, mengamankan pelaku, memeriksa saksi-saksi dan memintakan Visum Et Repertum.

Adapun barang bukti yang berhasil diamnakn 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang panjang 58 Cm dan 1 (satu) buah jaket warna coklat bertuliskan GVC yang robek pada bagian belakang bekas kena senjata tajam.

“Untuk tersangka kita sangkakan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan hukuman penjara selama-lamanya Dua Tahun Delapan Bulan,” Kata Iptu Rahmat Saleh. (Alifansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.